Partai Demokrat Kota Cimahi Gelar Dikpol, Siap Menangkan Pemilu 2029

  • Whatsapp

DPC Partai Demokrat Kota Cimahi Gelar Dikpol Bahas Evaluasi dan Rencana Kerja Hadapi Pemilu 2029

CIMAHI, Media3.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Cimahi menggelar kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) bagi pengurus dan kader partai, guna membahas tentang Evaluasi dan Rencana Kerja menghadapi Pemilu 2029, yang dilaksanakan di Aula Kantor DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang Barat II No. 4 (Samping Pos Indonesia), Cipageran Cimahi Utara, Sabtu (02/08/2025).

Read More

 

Dengan menghadirkan narasumber dari DPD Demokrat Jawa Barat, Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK), H. Ahmad Bajuri dan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi H. Agung Budi Santoso.

 

Hadir pula Sekjen DPC Partai Demokrat Kota Cimahi yang juga anggota DPRD Kota Cimahi Iwan Setiawan, para pengurus dan kader Partai Demokrat Kota Cimahi.

 

Di sela-sela acara, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi H. Agung Budi Santoso mengatakan bahwa hari ini Partai Demokrat menggelar Dikpol (Pendidikan Politik) untuk yang pertama kalinya setelah selesai Pileg dan Pilkada 2024.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi H. Agung Budi Santoso

“Dikpol ini bagian dari upaya sistematis Partai Demokrat dalam membangun barisan kader yang solid, cerdas, dan siap menghadapi dinamika perpolitikan nasional. Tentunya dalam diskusi nanti kita akan evaluasi atas hasil Pemilu 2024 kemarin, apa yang terjadi kemarin, nanti akan kita rangkum menjadi satu strategi,” ujar Agung.

 

Dalam kegiatan tersebut, semua dewan dan seluruh pengurus juga kader menyampaikan tentang situasi dinamika politik pada Pemilu 2024.

 

“Kita akan mendengarkan dari seluruh dewan dan seluruh ranting tentang kondisi dan situasi pada waktu Pemilu kemarin, yang bisa dibilang Pemilu ugal-ugalan, Pemilu yang money politiknya luar biasa,” kata Agung.

 

Kemudian setelah pihaknya menerima masukkan dalam diskusi tersebut, sambung Agung, masukkan baru itu akan dirangkum bersama tim khusus, yang hasilnya akan disampaikan dalam Rakercab (Rapat Kerja Cabang).

 

“Paling tidak, itu menjadi satu acuan di dalam kegiatan partai selama satu tahun menjelang 2029 nanti atau di tahun berikutnya,” terangnya.

Ketua DPC H. Agung Budi Santoso (kanan), Ketua BPOKK DPD H. Ahmad Bajuri (tengah), dan Sekjen DPC Iwan Setiawan (kiri)

Mengenai rencana keputusan MK terkait Pemilu 2029, menurut Agung, pihaknya akan melihat dulu nanti apa yang akan diputuskan oleh MK dan DPR RI.

 

“Jika sepakat atau ada perubahan dalam Undang-undang Parpol maupun Pemilu di tahun berikutnya, kita akan melaksanakan kembali Dikpol dan Rakercab lagi untuk menentukan strategi baru. Kita akan lakukan evaluasi dan perbaikan, sehingga tentunya tetap harapannya satu, kita pengen Menang, dan saya kira, itu sudah menjadi tujuan dari seluruh partai,” paparnya.

 

Intinya, Agung selaku Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, di bawah DPD dan DPP siap bertempur pada Pemilu mendatang.

 

“Sebagai prajurit, saya siap menjalankan instruksi partai. Di Pemilu mendatang, kita ingin menang, dan saya menargetkan sekitar 8 atau 9 kursi, Insya Allah, do’akan saja, karena kita perlu dukungan dari masyarakat juga,” pungkas Agung.

 

Begitu pula disampaikan oleh Ketua BPOKK DPD Demokrat Jabar, H. Ahmad Bajuri, bahwa DPD bekerjasama dengan DPC menyelenggarakan kegiatan Dikpol, dimana kegiatan ini merupakan kewajiban partai untuk melaksanakannya.

Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Demokrat Jawa Barat, H. Ahmad Bajuri

“Dikpol ini dilakukan dalam rangka konsolidasi untuk melakukan evaluasi tentang situasi dan kondisi pada Pemilu 2024 kemarin,” ujar Bajuri.

 

Dikatakannya, DPD Partai Demokrat Jabar menggelar Dikpol di 27 kabupaten/kota secara bergantian.

 

“Karena Dikpol merupakan salah satu kegiatan dalam rangka penguatan struktur partai untuk memadukan kesolidan sekaligus evaluasi dan perbaikan menuju target ke depan,” jelasnya.

 

Adapun materi yang disampaikan dalam Dikpol tersebut, menurut Bajuri, pastinya mengenai tahapan politik.

 

“Kita ingin membangun kader yang smart, yang punya personalisme, dedikasi, loyalitas, punya integritas di dalam pendidikan politik. Sehingga pengurus maupun kader tahu akan hak dan kewajibannya, jika sudah paham tentunya mereka dapat membangun loyalitas juga membangun militansi,” paparnya.

 

Jadi intinya, kata Ahmad Bajuri, Pendidikan Politik ini sangat penting untuk menciptakan partai yang smart yang mempunyai arah tujuan dan target ke depan.

 

“Oleh karena itu, menuju partai yang lebih modern dan lebih smart, maka dibutuhkan SDM atau kader yang berintegritas tinggi,” tandasnya.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *