Gebyar Bazar UMKM Demokrat Cimahi, Iwan Setiawan Dorong Pemerintah Perkuat Modal UMKM

  • Whatsapp

Anggota DPRD Kota Cimahi fraksi Demokrat Iwan Setiawan yang juga Sekjen DPC Partai Demokrat Kota Cimahi

CIMAHI, Media3.id – Sekjen DPC Partai Demokrat Kota Cimahi Iwan Setiawan sangat mengapresiasi atas digelarnya Gebyar Bazar UMKM Partai Demokrat, yang dilaksanakan di Halaman Kantor DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang Barat II No. 4 (Samping Pos Indonesia), Cipageran Cimahi Utara, pada Sabtu (31/5/2025).

Read More

 

“Selain merupakan instruksi dari DPP Partai Demokrat, pemberdayaan UMKM ini memang sangat penting karena memiliki peran krusial dalam perekonomian, baik lokal maupun nasional,” ujar Iwan Setiawan yang juga merupakan anggota DPRD Kota Cimahi dari fraksi Demokrat.

 

Iwan akui, sebelum dirinya duduk menjadi anggota legislatif, memang Partai Demokrat ini sudah banyak memberdayakan UMKM di Kota Cimahi.

 

“Dan yang menjadi permasalahan utama dari UMKM, tidak jauh dari masalah finansial seperti minimnya modal usaha, kesulitan mendapatkan akses pembiayaan, dan pengelolaan keuangan yang kurang baik. Sehingga menghambat pada pengembangan usaha, inovasi produk, dan pemasaran yang efektif,” ungkapnya.

 

Hal inilah, sambung Iwan, yang harus menjadi perhatian pemerintah.

 

“Pemerintah harus mensupport bantuan modal terhadap UMKM ini, selain itu pemerintah juga perlu mensupport dalam hal pelatihan UMKM dalam mempromosikan produknya, agar para pelaku UMKM dapat memasarkan produk mereka secara efektif dan efisien,” harapnya.

Dari kanan ke kiri, Humas DPC Demokrat Bandon Yulianto, Pembina UMKM DPC Aida Cakrawati Konda, Sekjen DPC Iwan Setiawan, Ketua DPC Agung Budi Santoso, anggota DPRD H. Dadang Jaenudin dan Lilis Yusniawati

Pelatihan ini biasanya mencakup materi tentang pemasaran digital, penggunaan media sosial, dan teknik promosi lainnya.

 

“Di era digital, pelaku UMKM di tuntut untuk berkolaborasi secara online. UMKM perlu memanfaatkan platform online untuk promosi, penjualan, dan distribusi produk secara efisien. Karena UMKM termasuk ke dalam sektor ekonomi kreatif, terlebih sekarang sudah ada Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) yang membawahi UMKM, yang kebetulan juga menterinya sendiri dari Partai Demokrat,” papar Iwan.

 

Maka dari itu, pihaknya akan mencoba untuk membuka akses yang bisa menunjang untuk membantu UMKM di Kota Cimahi.

 

“Karena diperintahkan juga bahwa setiap Kota/Kabupaten ini harus membentuk dinas tersendiri mengenai ekonomi kreatif,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut Iwan menjelaskan, bahwa UMKM tidak sebatas pada sektor kuliner saja, tetapi jika digali terus, potensi UMKM luas dan beragam.

 

“Terkadang mindset kita, UMKM itu hanya makanan saja, padahal banyak variasinya, bisa berbentuk fashion, kerajinan untuk cinderamata, kerajinan rumah tangga, kecantikan, dan masih banyak lagi yang lainnya, itu termasuk UMKM juga,” terangnya.

 

Jadi, hal-hal ini lah yang harus kita perhatikan, mengedukasi dan membimbing pelaku UMKM tentang cara memasarkan produknya.

 

“Pemasaran produk ini sangat penting bagi UMKM untuk pertumbuhan bisnis mereka. Oleh karena itu, Insya Alloh kami akan selalu membina UMKM yang tergabung dengan Partai Demokrat,” cetusnya.

 

Lebih jauh, Iwan juga menyoroti atas terbentuknya Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Cimahi.

 

“Pertama, saya ucapkan selamat kepada Kota Cimahi yang dinobatkan sebagai pelopor pendiri Koperasi Merah Putih pertama se-Indonesia. Mudah-mudahan koperasi ini bisa membantu UMKM kedepan,” ulasnya.

 

Dengan adanya KMP ini, Iwan harapkan UMKM dapat bekerjasama dan memanfaatkan fasilitas serta layanan yang disediakan oleh KMP.

 

“Diharapkan pelaku UMKM dapat menjadi anggota KMP di kelurahannya masing-masing agar dapat memperoleh dukungan yang lebih besar dalam mengembangkan sayap usahanya,” pungkasnya.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *