Karawang, Media3.id – Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang tak membantah soal anggaran Rp 3.565.700.137 untuk pelaksanaan pelatihan berdasarkan unit kompetensi di tahun 2024 Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
Saat diwawancara Agung kepala UPTD BLK Disnakertrans Karawang menjelaskan, setiap kejuruan hanya diisi 16 siswa. Adapun yang lulus tahun di tahun 2024 lebih kurang 24 angkatan bila dihitung lebih kurang 302 siswa.
“Otomotif 3 paket, Teknik las 3 paket, AC 3 paket, teknik listrik 2 paket, Garmen 3 paket, Bisman 3 paket, TIK 2 paket, Tata Kecantikan 1 paket, Pariwisata Barista 1 paket dan Forklift 3,” kata Agung kepada wartawan, Senin (04/08/25)
Namun apa yang disampaikan oleh Agung berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Cecep yang tak lain adalah bawahannya. Cecep mengatakan selama setahun ada 37 paket setiap paket atau kejuruan diisi 16 siswa sehingga dalam setahun meluluskan 592 siswa.
“Kalau untuk satu tahun itu ada 37 paket . 37X16 berarti 592 siswa,” ucapnya
Cecep pun menjelaskan soal anggaran yang mencapai Rp 3.565.700.137 untuk satu tahun di tahun 2024.
“Anggaran itu pyur untuk pelatihan, diluar pelatihan itu, kita tidak anggarkan. Satu lagi yang untuk sarana prasarana itu untuk mendukung peralatan kita yang rusak-rusak jadi jatuhnya revitalisasi alat,” jelasnya.
“Anggaran pelatihan sendiri yang memang ada di kompetensi itu untuk siswa meningkat kompetensi dari 12 kejuruan dia dikasih kayak ATK, Baju, makan siang, modul sama bahan pelatihannya termasuk honor instruktur,” pungkasnya.
Reporter: DH






