Gelar Rakercab, Partai Demokrat Kota Cimahi Siapkan Strategi ke Depan

  • Whatsapp

Rakercab ke-1 DPC Partai Demokrat Kota Cimahi di Aula Kantor DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang Barat II No. 4 (Samping Pos Indonesia), Cipageran Cimahi Utara

CIMAHI, Media3.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Cimahi menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang pertama sebagai lanjutan dari pelaksanaan Dikpol dalam menentukan strategi dan rencana kerja partai ke depan, yang bertempat di Aula Kantor DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang Barat II No. 4 (Samping Pos Indonesia), Cipageran Cimahi Utara, Sabtu (9/8/2025).

Read More

 

Dengan menghadirkan narasumber dari DPD Demokrat Jawa Barat, Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK), H. Ahmad Bajuri, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi H. Agung Budi Santoso, Sekjen DPC Partai Demokrat Kota Cimahi yang juga anggota DPRD Kota Cimahi Iwan Setiawan, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Alfian, Direktur Eksekutif (DE) DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Bandon Yulianto, dan dari Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Iwan Husniawan.

 

Ketua BPOKK H. Ahmad Bajuri (atas), Ketua Bappilu Alfian (kanan bawah) dan Direktur Eksekutif Bandon Yulianto (kiri bawah)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi H. Edi Kanedi, beserta anggota DPRD lainnya, Aida Cakrawati Konda, H. Dadang Jaenudin, Lilis Yusniawati dan Rini Marthini, para pengurus dan kader Partai Demokrat Kota Cimahi dimulai dari tingkat DPC, PAC (Pimpinan Anak Cabang), Ranting, dan Anak Ranting.

 

Di sela-sela acara, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi H. Agung Budi Santoso menjelaskan bahwa DPC Partai Demokrat Kota Cimahi hari ini sedang melaksanakan Rakercab, setelah sebelumnya menggelar kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol).

 

“Dikpol itu evaluasi, dimana kita menerima masukan dari anggota DPRD dan para ranting mengenai hasil Pemilu 2024. Dari masukan tersebut kita olah, kemudian kita jabarkan di Rakercab ini,” ujar Agung.

 

Jadi Rakercab ini, sambung Agung, adalah kegiatan untuk menentukan strategi dan rencana kerja partai setahun ke depan.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi H. Agung Budi Santoso (kiri) didampingi Sekjen DPC Partai Demokrat Kota Cimahi yang juga anggota DPRD Kota Cimahi Iwan Setiawan (kanan)

Dikatakannya, sembari menunggu situasi perpolitikan yang ada di Cimahi khususnya, kemungkinan pihaknya akan menggelar kembali Rakercab untuk evaluasi.

 

“Seperti akan adanya penggabungan wilayah, pelepasan wilayah Bandung untuk bergabung ke wilayah Cimahi. Tentunya ini akan berdampak pada situasi politik di Kota Cimahi, kemungkinan akan mempengaruhi jumlah kursi ataupun penambahan Dapil, itu kita belum tahu. Karena prosesnya masih terus berlangsung, tetapi kita juga harus selalu siap,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut Agung menerangkan, bahwa pada Rakercab selanjutnya itu akan dilakukan evaluasi kembali berdasarkan hasil Pemilu 2024.

 

“Dalam Rakercab selanjutnya, selain menyusun rencana kerja, tentunya kita juga akan menghitung potensi suara yang ada di Cimahi. Mengenai jumlah kantong suara, mengenai daerah mana saja yang berpotensi untuk Partai Demokrat, itu semua akan kita evaluasi berdasarkan hasil Pemilu 2024,” jelasnya.

 

Saat dipertanyakan mengenai strategi Partai Demokrat Kota Cimahi untuk menambah kursi di Pemilu mendatang, Agung menyampaikan, bahwa kuncinya adalah marketing atau pemasaran.

 

“Istilahnya, kalau di dalam ilmu marketing, kita harus pandai dalam pemasarannya. Jadi semua tergantung Pemilihnya. Sama halnya seperti jualan cabai di pasar, banyak, tetapi pembelinya selalu ada saja, mungkin karena tepat timbangannya, orangnya ramah, jadi banyak yang beli meskipun sama-sama jualan cabai,” ulasnya.

 

Semua partai memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, setiap partai memiliki visi misi yang berbeda, dan kunci sukses bukan hanya pada partai.

 

“Tapi, bagaimana kita mengemasnya, menjualnya, dan menawarkannya kepada calon pembeli. Calon Pembeli itu yang harus menjadi strategi kita. Jadi, bagaimana caranya agar kita menarik di mata Pemilih. Dengan apa? Tentunya dengan program-program yang pro-rakyat,” terang Agung.

Adapun pada Pemilu 2024 kemarin, hasilnya dominan karena adanya Money Politic. Agung kembali menjelaskan,

 

“Hasil Pemilu 2024 dengan derasnya Money politic, tentunya ini menjadi sebuah pertimbangan bagi kita, bagaimana kita bisa melawan Money Politic tersebut, bagaimana kita bisa merangkul masyarakat tanpa dengan Money Politic, itu yang akan menjadi PR dan tantangan kita bersama, karena kita ingin Menang dengan cara yang elegan dan beretika,” paparnya.

 

Untuk program kerja sendiri, pihaknya lakukan sesuai instruksi dari DPP dan DPD, sedang Kabupaten/Kota turut melaksanakannya.

 

“Tetapi dari arahan tersebut, masing-masing daerah bisa memodifikasi dan membuat lebih bagus disesuaikan dengan kondisi wilayahnya masing-masing,” imbuhnya.

 

Agung pun kembali menyebutkan bahwa target yang akan dicapai pada Pemilu mendatang itu sebanyak 2 sampai 3 kursi di DPRD.

 

“Sekarang kan sudah 6 kursi, paling tidak nambah 2 atau 3 kursi menjadi 8 atau 9 kursi,” pungkasnya.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *