Tersangka Hutama Yonathan Komisaris Utama Rumah Sakit Kasih Bunda oleh pihak JPU KPK dilimpahkan ke PN Tipikor Bandung.
CIMAHI, MEDIA3.ID – Saksi-saksi dalam masalah kasus Ajay Mochammad Priatna (AMP) masalah dugaan suap perijinan Rumah Sakit Kasih Bunda (RSKB) Tahun Anggaran 2018 -2020, penambahan saksi-saksi baru mulai diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (01/02/221).
Saksi-saksi baru yang diperiksa saat ini, yang terdiri dari 1.Leo dari pihak Swasta CV Nerra Ningsih,
2.Nina Ratnaningsih dari pihak Swasta CV Nerra Ningsih,
- Sugito Rengga dari pihak Swasta CV. YDP Usaha Perdana,
- Muhammad Ridwan dari pihak Swasta CV. Indra Nugraha,
- Rudi Setiawan dari pihak Swasta CV. Indra Nugraha,
- Wilman Sugiansyah PPK, Paket Rehabilitasi Pemeliharaan Jalan Karya Bakti 2020,
- Nining Ratnaningsih H Plt. Kabag Umum dan Protokol Pemkot Cimahi,
- Itoh Suharto dari pihak Swasta,
- H. Zinohir Bagus dari pihak Swasta (CV. Viora Bagus Persada),
- DR Asal, APT, MM dari pihak Swasta PT. Kolosal Pratama.
Hal itu dibenarkan oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. Menurut Ali Fikri terkait saksi-saksi tersebut untuk pengembangan kasus AMP dalam melenkapi berkas P-21.
Karena kata Ali, pihak KPK tidak gegabah dalam penyelidikan kasus tersebut, semua dilengkapi secara detail untuk menjadi kekuatan hukum tetap.
(Sinta/Bagdja)






