Inovasi, Solusi Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi

  • Whatsapp
Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak. saat memberikan keterangan kepada wartawan perihal Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026, Kamis (10/9/2026). (Foto: Humas UKSW)

 

SALATIGA (Jateng), media3.id – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga menggelar event Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026, Kamis (10/9/2026). Bertema “Lentera Harmoni: Inovasi Ramah Lingkungan dari Satya Wacana untuk Indonesia”.

Persoalan sampah menjadi salah satu sorotan dalam gelaran kali ini. Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., mengatakan sampah menjadi salah satu tantangan yang perlu dijawab melalui inovasi.

“Kita punya problem sampah, sehingga kami ingin menggugah saudara kita baik mitra kampus maupun masyarakat ketika di sekitar kita masih ada masalah, di situlah inovasi harus dihasilkan. Kita mengubah sampah menjadi berkah,” tandas Intiyas.

 

Dikatakannya, mahasiswa UKSW telah menghasilkan sejumlah inovasi dengan memanfaatkan sampah. Limbah tersebut diolah menjadi berbagai produk, di antaranya pupuk, pelet, bahkan produk-produk fashion.

“Selain membantu mengurangi persoalan sampah, pengolahan limbah sampah tersebut juga membuka peluang agar limbah memiliki nilai ekonomi. Artinya, justru sampah itu menjadi nilai ekonomi,” lanjutnya.

Gelar Inovasi Harmoni Nusantara kali ini juga menampilkan karya-karya di bidang kesehatan, teknologi, inklusivitas, serta seni dan budaya.

Turut hadir perguruan tinggi lain, yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Tanjungpura, Universitas Katholik Soegijapranata, dan Universitas Kristen Duta Wacana.

Hadir pula Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Profesor Dr. Ir. Brian Yuliarto, ST., M.Eng., Ph.D. dalam agenda Keynote Speech.• (Azdha NK/Shaleh Rudianto media3)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *