Peringati Hari UMKM Nasional 2026, Hasbullah Rahmad Dorong Percepatan Digitalisasi dan Akses Modal untuk Usaha Lokal

  • Whatsapp
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, HM Hasbullah Rahmad, S.Pd., M.Hum., menegaskan pentingnya keberpihakan kebijakan pemerintah dalam mendampingi pelaku UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas di tengah persaingan ekonomi global.

Bandung, Media3.id – Peringatan Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Nasional yang jatuh pada Rabu, 12 Agustus 2026, menjadi momentum krusial untuk memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di daerah. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. M Hasbullah Rahmad, S. Pd., M. Hum, menegaskan pentingnya keberpihakan kebijakan pemerintah dalam mendampingi pelaku UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas di tengah persaingan ekonomi global.

Dalam keterangannya di Bandung, Bang Has menyampaikan bahwa sektor UMKM selama ini terbukti menjadi benteng pertahanan utama perekonomian nasional saat menghadapi berbagai krisis.

Read More

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Sektor ini menyerap mayoritas tenaga kerja dan menggerakkan roda ekonomi bawah secara langsung. Namun, tantangan yang mereka hadapi saat ini kian kompleks, mulai dari penetrasi pasar digital hingga akses pembiayaan yang ramah,” ujar Bang Has, Rabu (12/8/2026).

Menanggapi tantangan tersebut, legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Depok–Kota Bekasi ini merumuskan tiga langkah strategis yang harus diprioritaskan pemerintah daerah maupun instansi terkait:
1. Kemudahan Akses Permodalan Tanpa Agunan Berat Pemerintah daerah perlu memperluas skema kredit usaha rakyat (KUR) daerah dan menjembatani kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah maupun perbankan daerah agar proses pengajuan modal lebih inklusif bagi pelaku usaha mikro.
2. Pendampingan Digitalisasi dari Hulu ke Hilir Tidak sekadar mendorong UMKM membuat akun di marketplace, pemerintah dituntut memberikan pelatihan literasi keuangan digital, kemasan produk (packaging), hingga strategi pemasaran digital yang berkelanjutan.
3. Perlindungan dan Legalitas Usaha Percepatan fasilitasi sertifikasi halal gratis, izin Nomor Induk Berusaha (NIB), dan hak kekayaan intelektual (HKI) bagi produk lokal agar memiliki daya saing dan standar mutu tinggi di pasar nasional maupun ekspor.

Bang Has mengapresiasi daya juang para pelaku UMKM di Jawa Barat yang terus berinovasi memanfaatkan potensi lokal, seperti industri kuliner, kriya, dan fasyen. Ia mendorong sinergi antara dinas terkait, sektor swasta, dan komunitas usaha agar produk lokal menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.

“Selamat Hari UMKM Nasional 2026. Mari kita jadikan momentum ini untuk bersama-sama membeli dan bangga menggunakan produk lokal. Ketika UMKM kita berdaya, kesejahteraan masyarakat secara otomatis akan terangkat,” pungkas Bang Has.

Editor: Ajeng

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *