60 Mahasiswa STISIP Bina Putera Banjar Diwisuda, Kampus Tegaskan Legalitas RPL

  • Whatsapp

BANJAR, media3.id – Sebanyak 60 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Bina Putera Banjar resmi menyandang gelar sarjana setelah mengikuti Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan XXII di Gedung Banjar Convention Hall (BCH), Kota Banjar, Rabu (9/9/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 wisudawan berasal dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, sementara 25 lainnya merupakan lulusan Administrasi Bisnis.

Read More

Wisuda kali ini menjadi momentum penting bagi STISIP Bina Putera Banjar karena untuk pertama kalinya terdapat lulusan yang mengikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Ketua STISIP Bina Putera Banjar, Tina Cahya Mulyatin, menegaskan bahwa lulusan melalui jalur RPL telah melewati proses validasi sehingga masyarakat tidak perlu meragukan keabsahan ijazah yang diterbitkan.

“Ini angkatan pertama RPL. Jadi kalau rekan-rekan masih bingung atau ragu dengan RPL, ini berarti sudah lulus dan sudah valid,” kata Tina.

Menurutnya, salah satu indikator keabsahan tersebut terlihat dari telah diterbitkannya nomor ijazah bagi para lulusan. Data dan keabsahan ijazah para lulusan juga telah melalui proses validasi.

“Kalau tidak legal dan sebagainya, tidak mungkin nomor ijazah itu keluar. Tadi juga disampaikan bahwa 60 orang itu sudah divalidasi keabsahan ijazahnya dan sudah sesuai,” ujarnya.

Sekitar Separuh Wisudawan Sudah Bekerja

Tina menyebut sekitar 50 persen dari 60 wisudawan telah bekerja. Kondisi tersebut, kata dia, juga berkaitan dengan karakteristik mahasiswa RPL yang sebagian telah memiliki pengalaman kerja maupun pembelajaran sebelumnya.

Ia berharap para lulusan tidak berhenti setelah memperoleh gelar sarjana, tetapi mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menjalani pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Harus percaya diri, harus bangga bahwa mereka menjadi lulusan STISIP Bina Putera Banjar yang terakreditasi baik,” katanya.

Namun, Tina mengingatkan gelar sarjana juga membawa tanggung jawab. Para lulusan diminta mampu menunjukkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Harus menyesuaikan diri bagaimana menyandang predikat sarjana itu di kehidupan masyarakat. Lebih berguna, lebih bermanfaat, lebih barokah untuk kehidupan di masyarakat,” tuturnya.

Jelaskan Izin Belajar ASN

Dalam kesempatan tersebut, Tina juga menjelaskan mengenai izin belajar bagi ASN yang ingin melanjutkan pendidikan di STISIP Bina Putera Banjar.

Menurutnya, persoalan izin belajar terutama berkaitan dengan program pascasarjana atau S2 yang saat ini baru memasuki angkatan pertama.

Tina mengatakan status akreditasi program S2 masih berada dalam tahapan awal. Meski demikian, pihak kampus berkomitmen agar program tersebut telah memperoleh akreditasi penuh sebelum meluluskan mahasiswa pascasarjana.

“Kami dari STISIP Bina Putera Banjar berkomitmen, sebelum meluluskan yang pascasarjana, S2 ini sudah harus terakreditasi full,” tegasnya.

Sementara untuk jenjang S1, Tina memastikan status akreditasi tidak menjadi persoalan. Program Studi Ilmu Pemerintahan telah berstatus unggul, sedangkan Administrasi Bisnis saat ini berstatus B dan dijadwalkan mengikuti reakreditasi menuju unggul pada 2 Februari 2027.

“Kalau untuk yang S1, Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Bisnis itu sudah tidak ada masalah,” ujarnya.

Tina menjelaskan, izin belajar memungkinkan ASN tetap menjalankan tugas kedinasan sehari-hari sambil menempuh pendidikan. Hal tersebut berbeda dengan tugas belajar yang pada kondisi tertentu mengharuskan ASN meninggalkan tugas kedinasannya selama mengikuti pendidikan.

Menurutnya, skema izin belajar menjadi salah satu pilihan bagi ASN di Kota Banjar karena lokasi kampus memungkinkan mahasiswa tetap menjalankan aktivitas kedinasan sekaligus mengikuti perkuliahan.

STISIP Bina Putera Banjar pun terus melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah terkait mekanisme izin belajar tersebut.

Dengan diwisudanya 60 mahasiswa Angkatan XXII, STISIP Bina Putera Banjar berharap para lulusan mampu membawa nama baik almamater sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Banjar dan sekitarnya.

 

(Joe)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *