SEMARANG (Jateng), media3.id – Sedikitnya 5 siswi dan 1 guru perempuan dari SMA Negeri 11 Semarang menjadi korban perbuatan Chiko Radityatama Agung Putra yang menggunakan AI (artificial intelligence; red) untuk membuat konten pornografi.
Chiko sendiri adalah alumni SMA Negeri 11 Semarang dan kini berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang. Diketahui, ia menyimpan semua file deepfake AI pornografi bertajuk “Skandal Smanse” tersebut pada google drive.
Kepala SMAN 11 Semarang, Roro Tri Widiyastuti menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada pihak dinas. Ia meminta doa dan dukungan agar kasus segera selesai tanpa menimbulkan perpecahan di lingkungan sekolah.
“Kami mohon doanya agar masalah ini segera selesai. Masalah ini sudah ditangani oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan DP3AP2KB Jawa Tengah”, kata Roro, Senin (20/10/2025).
Kepala DP3AP2KB Jawa Tengah Emma Rachmawati menjelaskan, hasil audiensi pada hari Senin (20/10/2025) membahas langkah-langkah awal untuk memperkuat proses hukum. “Kami juga meminta para siswa membantu mendorong para korban agar berani melapor”, jelas Emma.
• (Shaleh Rudianto media3)




