Laga Imbang 1-1, Brajamusti Dan Bobotoh Ricuhkan Jogja

  • Whatsapp

BANTUL (DIY), media3.id – Pertandingan antara PSIM Jogja dan Persib Bandung berakhir imbang 1-1 dalam pekan ketiga Super League 2025/2026 pada Minggu (24/8/2025) di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Gol PSIM dicetak oleh Ze Valente dari titik penalti. Persib menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala Patricio Matricardi saat injury time.

Pertandingan ini diwarnai tiga penalti dan tiga kartu kuning. Wasit memberikan tiga penalti, satu untuk PSIM yang berbuah gol, dan dua untuk Persib yang gagal. Sang kampiun Liga 2 musim lalu, PSIM, bersemangat keras saat menghadapi tim juara bertahan Persib.

Setelah bermain imbang 0-0 di babak pertama, PSIM membuka keunggulan pada menit 63 lewat eksekusi penalti Ze Valente, usai sebelumnya Nermin Haljeta dijatuhkan di kotak terlarang.

Memasuki injury time, Persib menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 90+6. Melalui umpang silang (crossing) Ramon Tanque yang kemudian disundul oleh Patricio Matricardi ke arah gawang PSIM.

Usai pertandingan, pelatih Persib Bojan Hodak menyayangkan gagalnya dua penalti untuk dieksekusi anak asuhnya.
“Kami gagal memanfaatkan dua penalti. Apa yang harus saya ucapakan ketika ada dua penalti gagal dalam suatu pertandingan,” ucap Hodak seraya angkat bahu.

Namun kerusuhan antar suporter PSIM Jogja dan Persib Bandung sempat pecah di kawasan Ngabean Yogyakarta pada Minggu malam (24/8/2025) jam 23.00 wib usai pertandingan.
Insiden dipicu dugaan tabrak lari yang dilakukan bus suporter Persib terhadap pendukung PSIM di jalan.

Polda DIY telah mengonfirmasi bahwa kerusuhan berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa, meskipun insiden ini menambah daftar kelam rivalitas suporter di Indonesia.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia menyebutkan identitas kedua kelompok serta penyebab pasti bentrokan masih dalam penyelidikan.
“Ya benar terjadi bentrokan. Awalnya di Terminal Ngabean lalu meluas hingga stasiun Tugu. Sedang diselidiki mendalam kedua pihak suporter,” ungkap Eva, Senin (25/8/2025) subuh.

Ratusan petugas dikerahkan untuk membatasi luasan bentrokan hingga ke Titik Nol Kilometer Jogja, dan mencegah bentrokan susulan.• (Shaleh Rudianto media3)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *