KARAWANG, Media3.id – Tahun ini (2025) Rumah Rakit Umum Daerah (RSUD) Jatisari, Kabupaten Karawang Jawa Barat mendapatkan anggaran sebesar Rp 82.954.804.099 untuk pelayanan kesehatan dan pembangunan gedung
Anggaran Rp 82.954.804.099 tersebut tertulis dalam perjanjian kinerja pada bulan Januari tahun 2025 yang ditandatangani oleh direktur RSUD Jatisari dr. Hj. Anisah M.Epid. MM sebagai pihak kesatu. Sedangkan pihak keduanya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dr. Endang Suryadi, MARS.
Anggaran sebesar Rp 82.954.804.099 yang dikelola oleh RSUD Jatisari ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik. Anggaran Rp 82.954.804.099 ini termasuk pembangunan gedung UTD sebesar Rp 3 Miliyar Rupiah, Belanja modal alat kedokteran jantung-alat kesehatan umum senilai Rp 2 Miliyar Rupiah, Belanja modal alat kedokteran radiodiagnostic senilai Rp 1,6 Miliyar Rupiah, Belanja modal alat kedokteran transfusi darah senilai Rp 4 Miliyar Rupiah, Belanja modal alat kesehatan senilai Rp Rp 5 Miliyar Rupiah, Belanja modal alat kesehatan umum lainnya senilai Rp 5 Miliyar Rupiah dan masih ada kegiatan lainnya
Besarnya anggaran yang dikelola RSUD Jatisari mendapatkan komentar dari Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan Publik, H. Asep Agustian SH. MH meminta Dirut RSUD Jatisari Karawang dan seluruh pegawai kesehatan di rumah sakit tersebut bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, karena bila ada penyelewengan tentunya bakal ada sanksi lain.
“Apabila pihak rumah sakit menyalahgunakan uang tersebut maka jeruji menantimu, dan saya minta pihak rumah sakit melakukan pelayanan yang baik tanpa pandang bulu siapapun pasiennya,” kata Askun kepada wartawan, Senin (25/08/25).
Tak hanya itu, Askun juga menjelaskan bahwa semua pengadaan yang berasal dari kementrian kesehatan tersebut melalui proses E-Katalog yang tentunya harus sesuai dengan prosedur dan sehingga tidak terjadi penyalahgunaan wewenang
“Apakah proses pengadaan E-Katalog ini sudah benar? Atau memang ada oknum yang memperkaya diri atau kelompoknya,” pungkasnya.
Reporter: D H






