Enam Pelaku ‘Disikat’, Judi Online Beromzet Miliaran Sebulan Pun Tamat

  • Whatsapp

Sebuah rumah di Desa Bojongasir Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga yang dipergunakan sebagai tempat pengoperasian judi online digerebek polisi gabungan Polres Purbalingga dan Jatanras Polda Jateng, Sabtu (20/8/2022) dini hari. (Foto: Humas Polda Jateng)

PURBALINGGA (Jawa Tengah), media3.id
Tim gabungan Polres Purbalingga dan Jatanras Polda Jawa Tengah menggerebek sebuah rumah di kawasan Desa Bojongasir, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, yang menjadi markas permainan judi online, pada Sabtu (20/8/2022) dini hari. Enam orang ditangkap polisi.
“Kami lakukan penyelidikan pada Jumat malam yang kemudian Sabtu dini hari kami lakukan penggrebekan. Ada rumah jadi markas pengendali judi online. Di dalam rumah ada enam orang kita amankan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Polisi Djuhandani Raharjo Puro, Sabtu (20/8/2022).

Read More

Djuhandani mengatakan, judi online ini sistemnya seperti togel, yaitu tebak nomor. Member atau pemasangnya ratusan orang, omsetnya bisa sampai ratusan juta tiap hari,” tuturnya.

Keenam orang yang ditangkap berinisial AM, CS, AW, KA, DS dan MA. Mereka berperan masing-masing sebagai bandar, pemasar, dan pemelihara IT.

Djuhandani pun mengingatkan pihak-pihak yang melakukan praktik perjudian di Jawa Tengah untuk membubarkan diri sebelum ditindak tegas polisi.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Kapolres Purbalingga meninjau lokasi penggerebekan, Sabtu (20/8/2022) pagi.

“Untuk saat ini di Jawa Tengah, ini yang terbesar yang kami ungkap,” kata Luthfi.

Diterangkannya, pelaku yang ditangkap masing-masing memiliki peran, mulai dari operator, penghubung server, penyokong dana, hingga pemasaran. Hasil penyelidikan, server judi online ini berpusat di Kamboja.

“Jadi ada satu tersangka yang pernah sekolah di Kamboja. Di sana dia belajar server, pulang ke sini dia bikin slot untuk dihubungkan ke server di Kamboja,” lanjutnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol. Achmad Luthfi saat memberikan keterangan kepada pewarta di lokasi pengoperasian judi online, Sabtu (20/8/2022) pagi, usai memastikan tuntasnya operasi penggerebekan.

Modus operandinya, terang Luthfi, para tersangka menjual slot dengan sasaran rumah mewah. Diperkirakan di wilayah Polda Jateng akan banyak muncul modus seperti ini. Pihaknya masih melakukan pengembangan dan pendalaman untuk mencari apakah ada pelaku lain dan jaringan yang lebih luas.

“Saya sudah perintahkan Direskrimum dan Direskrimsus untuk membongkar semuanya,” tandas Kapolda.

Dari tempat kejadian perkara (TKP) di Purbalingga, diamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 1 set komputer, 1 handphone merk Infinix warna hitam, 1 unit Macbook warna silver, 3 buku tabungan, 2 ATM BNI dan Mandiri, 2 handhphone dan 2 ATM BCA dan BRI.

• (Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *