pelaku pengrusakan tiga mobil Dinas Polisi dan Kantor Kejaksaan Negeri di amankan pihak kepolisian
Tasikmalaya, Media3.id – Aksi unjukrasa yang mengakibatkan kericuhan tersebut mengakibatkan 3 mobil dinas Polres Tasikmalaya yang terparkir di ruksak dan kantor kejaksaan Negeri ruksak terkena lemparan batu, hingga mengalami pecah berantakan dan salah seorang anggota polisi mengalami luka di bagian tangan.
Pantauan dilapangan, Setelah melakukan kericuhan di depan kantor Kejaksaan Negeri singaparna dan satu persatu massa diamankan petugas berpakaian preman dan hingga kini masih menjalani pemeriksaan oleh petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya.
Kepala Kejaksaan Negeri Singaparna Muhammad Syarif mengatakan, para pengunjukrasa ini meminta untuk audensi terkait tuntutan HRS dan penembakan di KM 50 dan para pengunjukrasa ini meminta untuk membuat pernyataan dan saya menolak, karena itu kewenangan ada di pusat,” ujarnya
Menurut dia, setelah para pengunjukrasa ini keluar dari dalam kantor kejaksaan, saya masuk, pengunjukrasa sudah mulai emosi dan melemparkan batu ke arah kantor kami dan tak hanya batu yang mereka lakukan tapi kembang api juga ikut dinyatakan dan ditembakkan kearah petugas kepolisian yang sedang bertugas di pintu penjagaan,” ucapnya
Kata dia, Akibat kejadian ini ada tiga kendaraan milik polisi di ruksak oleh para pengunjukrasa dan salah satu anggota mengalami luka dan mereka datang dari Ciamis dan Majalengka.
Sampai saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah kondusif dan kembali normal seperti semula, namun para petugas sedang melakukan pembersihan kaca-kaca yang berserakan di lantai dan pelaku pengrusakan kantor telah diamankan oleh petugas kepolisian kurang lebih 31 orang terdiri dari anak-anak sebanyak 18 orang dan dewasa 13 orang, mereka sedang menjalani pemeriksaan.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetyo Seno, saat dihubungi melalui handphonenya membenarkan telah mengamankan 31 orang dari kelompok yang diduga terlibat kerusuhan di depan Kejaksaan Negeri Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya
Sampai saat ini, pihaknya masih memeriksa para pelaku secara intensif terkait kejadian unjukrasa yang berakhir rusuh ini, dan mudah-mudahan hasil bisa saya sampaikan kembali,” singkatnya.
(Mas)






