Kabupaten Tangerang (Banten) media3.id – Ketua kelompok tani kp. Malang Muhamad Obo melakukan rapat RTTK kepada para petani padi dan sayuran sebanyak 58.0rang anggota.
Kegiatan rapat ini setiap para petani dan penggarap memberikan laporan berapa luas lahan yang mereka tanami untuk kemudian akan mendapatkan pupuk subsidi di tahun 2027 mendatang.
Menurut keterangan ketua kelompok tani kp. Malang Muhamad Obo mengatakan, ”
saya sebagai ketua kelompok tani kampung malang pada hari ini kita melakukan kegiatan rapat RTKK untuk tahun 2027 untuk penebusan pupuk subsidi, jadi setiap petani disini berapa luas lahan yang mereka garap maka disitu lah yang akan di ajukan ke TKK untuk 2027, agar dapat bisa mendapat pupuk subsidi Dati pemerintah.
Anggota kelompok tani kampung Malang ada sekitar 58 orang ada petani padi, ada juga petani sayur mayur. Paling banyak di kelompok tani kp. Malang petani padi hampir sekitar 20 hektar lebih, ” ungkapnya.
Kalau untuk petani sayur mayur kemungkinan sudah berkurang dengan banyaknya pembangunan perumahan. Kita juga bersama penyuluh dari dinas pertanian kabupaten Tangerang sekalian mensosialisasikan program PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agriculture System), sebuah sistem budidaya intensif berbasis teknologi presisi yang diadaptasi dari metode Arkansas. Merupakan.progam dari kementerian dalam menanam padi dengan cara teknik modern, tidak memakai biaya cabut dan tandur ada biasa efesiensi dari petani . Yang biasanya kita bayar kuli untuk nyabut dan tandur dengan teknik penanaman modern ini sudah tidak ada. Artinya ada efesiensi operasional petani ,” terangnya.
Musim tanam padi di desa Gempol sari kecamatan Sepatan Timur, insyaallah kita menunggu air, saat
mencukupi kita selekasnya akan tanam, karena disini sudah selesai panen semua disini.
Kita sudah sepakat kelompok tani kita bahkan kelompok tani sangat tertarik saat kita lakukan sosialisasi teknik penanaman padi modern Ini. Karena saya sebagai ketua kelompok menyaksikan sendiri di Gorontalo saat Penas, program Penas ini kita bawa ke kelompok tani Kp..Malang agar kenal teknik penanaman padi modern. Cara tanama teknik penanaman modern ini hasilnya bisa 10 ton per hektarez selama ini kita tanam per hektar Hanaya menghasilkan 4 hingga 5 ton..

Anggota kelompok tani ini segera mencoba melakukan cara penanaman teknik padai modern, namun kita masih menunggu air. Ketika program ini sudah berjalan semua elemen harus mendukung semua dari irigasinya, petaninya dan segala halnya yang berkaitan dengan pertanian.
Kalau kita kelompok tani tidak pernah diundang Musrenbang ditingkat desa, namun kita tidak berputus asa, kita selalu kompak tetap berjalan, agar petani sejahtera.
Harapan saya para petani tetap semangat , walaupun lahan sekarang sudah mulai sempit dan saya minta kepada pemerintah desa. Kalau memang itu zona hijau, tolonglah jangan di permudah para deplover mendirikan rumah, gunakan prosedur yang ada sawah lahan dilindungi zona hijau menjadi perumahan. Sedangkan Presiden Prabowo sedang menggalakkan ketahanan pangan, ungkap Obo penuh harap.
( Dia)






