Karawang, Media3.id – Pembangunan perluasan rumah sakit (RS) Hastin di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang didemo warga setempat. pasalnya pembangunan rumah sakit tersebut kurang sefty sehingga saat pengecoran, rumah warga kecipratan batu coran.
Dalam aksi tersebut puluhan warga meminta pihak rumah sakit harus memperhatikan keselamatan masyarakat yang berada di lingkungan rumah sakit Hastin, karena menurutnya, dalam pengerjaan gedung baru rumah sakit dianggap lalay dalam keselamatan warga hal itu dibuktikan saat pengecoran tiang. Karena dampak dari pengecoran tiang beton, molen corannya mengenai rumah warga.
Pihak rumah sakit harus bertanggungjawab. Lihat ini batu corannya sampai ke rumah warga. saya minta kepada pihak rumah sakit untuk menghentikan sementara kegiatan pengecoran” kata salah satu warga, Senin (28/12/20).
Lanjutnya, pihak pekerja sempat menjelaskan kepada warga bahwa pengerjaan pembangunan rumah sakit hanya sampai jam sembilan malam, namun faktanya pelaksanaan si pekerja dikerjakan hingga pagi hari sehingga menggangu warga yang sedang beristirakat. bukan hanya itu, dampak dari pemasangan paku alampun rumahnya sempat bergetar dan dindingnya ada yang retak.
“ini proyek kalau taumah. Bilangnya sampai jam sembilan tahu-tahu sampai pagi, apalagi saat pasang paku alam rumah sayapun sampai bergetar dan retak retak” jelasnya
Aksi Demo wargapun ditanggapi oleh salah satu pekerja pembangunan Rumah Sakir Hastin, dirinya meminta maaf atas ketidaknymanan dalam pembangunan rumah sakit, bahkan iapun perjanji akan memasang jaring pengaman sampai atas sehingga mengurangi abu atau batu kerikil yang jatuh ke rumah warga.
saya mohon maaf untuk kedepannya apa yang menjadi kotor di rumah akan kami bereskan, untuk kedepannya akan saya pasang jaring sampai atas karena kemaren sudah dipasang jaring namun belum begitu tinggi. Untuk selanjutnya biar dikasih jaring lebih tinggi lagi biar mengurangi seperti ini lagi” kata Riski tehnisi dilapangan pembangunan gedung tambahan RS Hastin.
Soal komenan warga yang mempermasalahkan kebisingan di malam hari, pihak rumah sakitpun berjanji akan mengurangi pekerjaan yang mengakibatkan kebisingan seperti saat memotong besi. Pemotongan besipun kedepannya akan dilakukan di siang hari agar tidak menimbulkan kebisingan dimalam hari
“kalau untuk soal berisik kedepannya pekerja akan bekerja sampai jam sembilan malam. dan untuk yang berisik berisik nanti kita usahakan pekerjaan motong memotong yang mengganggu kebisingan kami usahakan disiang hari. tidak seperti awal kitakan kalau memotong diatas, nah mulai kedepannya kita memotong di bawah” jelasnya
Aksi wargapun ternyata mengundang kepala desa yang meminta kepada warganya untuk membubarkan diri, sedangkan soal komplenan yang menjadi tuntutan warga akan disampaikan oleh kepala desa kepada pihak rumah sakit
udah kesana bubar bubar, nanti saya yang akan menyampaikan ke pihak rumah sakit” kata Nana Kepala Desa Rengasdengklok Utara sambil membubarkan warganya yang masih berkerumun di pintu gerbang proyek pembangunan RS Hastin.
Dari hasil pantauan, Pengecoran pembagunan rumah sakit Hastin tetap berlanjut walaupun warga meminta gegiatan pengecoran dihentikan sementara.
Laporan: Daman Huri.




