BANJAR,media3.id – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menyampaikan keluhan terkait bantuan pangan (Banpang) yang mereka terima. Keluhan tidak hanya menyangkut kondisi beras, tetapi juga berat beras yang disebut-sebut tidak selalu mencapai jumlah yang semestinya.
Berdasarkan informasi dari salah seorang KPM yang meminta identitasnya tidak disebutkan, bantuan pangan biasanya disalurkan sebanyak 10 kilogram beras per KPM setiap bulan. Jika penyaluran dilakukan selama tiga bulan, maka total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram beras per KPM.
Namun, penerima tersebut mengaku mendapati kemasan beras yang diterimanya tidak selalu memiliki berat genap 10 kilogram.
“Selain kualitas berasnya yang menurut saya kurang bagus, ada juga yang ketika ditimbang tidak sampai 10 kilogram. Jadi, setiap kemasan yang seharusnya 10 kilogram itu ada yang kurang,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (29/8/2026).
Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat dirinya mempertanyakan kesesuaian jumlah bantuan yang diterima dengan ketentuan penyaluran.
“Kalau seharusnya 10 kilogram, ya kami berharap yang diterima juga benar-benar 10 kilogram. Apalagi kalau selama tiga bulan, berarti totalnya 30 kilogram,” katanya.
Selain persoalan berat, KPM tersebut juga mengeluhkan kondisi fisik beras yang diterima. Menurutnya, warna beras tampak kusam dan terdapat cukup banyak butiran beras yang hancur.
“Berasnya kurang bagus. Selain warnanya kusam, juga banyak yang hancur,” ujarnya.
Meski demikian, keluhan mengenai berat beras tersebut masih merupakan keterangan dari penerima manfaat dan perlu diverifikasi lebih lanjut melalui penimbangan yang akurat serta pemeriksaan pihak terkait.
KPM berharap bantuan pangan yang diberikan pemerintah dapat diterima masyarakat sesuai dengan jumlah dan standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Bantuannya tentu sangat membantu kami. Kami hanya berharap kualitas dan jumlahnya sesuai dengan yang sudah ditentukan,” tuturnya.
(Joe)






