Sikapi HAN 2026, Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati Tekankan 3 Poin Penting Perlindungan Anak

  • Whatsapp
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M.

Bandung, Media3.id – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang jatuh pada Kamis, 23 Juli 2026 menjadi momen krusial untuk memperkuat komitmen bersama dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, momentum ini disikapi serius oleh jajaran legislatif Jawa Barat.

​Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M,  menegaskan bahwa anak merupakan investasi paling berharga bagi arah pembangunan daerah maupun bangsa di masa depan. Menurutnya, konsep “Sayang Anak” tidak boleh sekadar berhenti pada slogan tahunan, melainkan harus diwujudkan dalam kebijakan nyata yang melindungi mereka dari ancaman kekerasan, perundungan (bullying), dan eksploitasi.

Read More

​”Anak-anak adalah benteng masa depan Jawa Barat dan Indonesia. Menyayangi anak berarti kita memberikan ruang tumbuh kembang yang aman, pendidikan yang layak, serta gizi yang mencukupi. Jika kita gagal melindungi mereka hari ini, kita sedang mempertaruhkan masa depan bangsa,” ujar Tina Wiryawati saat di hubungi oleh Jurnalis.

Sebagai anggota Komisi lll DPRD Jawa Barat yang membidangi keuangan dan aset daerah, Tina juga menyoroti pentingnya keberpihakan anggaran daerah (budgeting) terhadap program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan ibu dan anak.

​Ia menekankan tiga poin utama yang perlu diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat:

• ​Perlindungan Terpadu di Ruang Publik dan Digital: Mendorong penguatan sarana dan sistem penanganan kekerasan terhadap anak, baik di lingkungan sekolah, masyarakat, hingga pengawasan terhadap kejahatan di ruang digital (cyberbullying dan eksploitasi anak online).

• ​Alokasi Anggaran Ramah Anak: Memastikan pendapatan dan belanja daerah dialokasikan secara efektif untuk program penanganan stunting, penguatan nutrisi gratis, serta fasilitas tumbuh kembang anak hingga ke tingkat desa.

• ​Penguatan Peran Keluarga: Mendorong program pemberdayaan ekonomi keluarga agar orang tua memiliki ketahanan ekonomi yang cukup untuk memenuhi hak-hak dasar anak.

​Tina menambahkan, upaya menciptakan lingkungan yang ramah anak membutuhkan gotong royong seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga sebagai benteng utama, pihak sekolah, hingga pemerintah daerah.

​”Fraksi Gerindra DPRD Jabar akan terus mengawal agar regulasi dan anggaran daerah berpihak penuh pada perlindungan anak. Selamat Hari Anak Nasional 2026 untuk seluruh anak-anak Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Mari kita jaga dan lindungi mereka untuk masa depan yang lebih cemerlang,” pungkasnya.

Editor: Ajeng

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *