Bandung, Media3.id – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Muhamad Sidkon Djampi, S.H., M.M, menegaskan bahwa Radio Republik Indonesia (RRI) masih memegang peran strategis sebagai media publik yang menjaga netralitas informasi sekaligus menyuarakan pembangunan. Hal ini ia sampaikan seusai menghadiri peringatan HUT ke-81 RRI di Gedung Lokantara Budaya, Bandung, Jumat(11/9/2026).
Kang Sidkon menyebut RRI sebagai lembaga penyiaran legendaris yang konsisten menjadi perekat bangsa. “Saya pribadi mengikuti perjalanan RRI hampir enam dekade. RRI itu sangat legendaris dan tetap relevan hingga kini,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran RRI semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital. Segmentasi siaran seperti Pro 2 yang menyasar generasi muda menjadi bukti adaptasi RRI terhadap dinamika zaman. Ia menilai, jangkauan radio yang mampu menembus pelosok desa menjadikan RRI tetap dibutuhkan masyarakat, terutama mereka yang belum memiliki akses televisi atau gawai pintar.
Dari sisi kelembagaan, Kang Sidkon menegaskan DPRD Jawa Barat melalui Komisi I terus berkoordinasi dengan Diskominfo dan KPID untuk memastikan keberlanjutan serta penguatan infrastruktur penyiaran RRI, khususnya di wilayah Bandung.
Sebagai mantan praktisi periklanan, ia juga menyoroti tantangan besar industri radio dalam memperoleh pendapatan iklan. Karena itu, Kang Sidkon mengimbau agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jawa Barat mengalokasikan anggaran belanja media, sehingga keberlangsungan lembaga publik seperti RRI dapat terjaga.
“Iklan hari ini sangat sulit, apalagi untuk radio. Maka OPD perlu ikut mendukung dengan belanja media, jangan hanya menumpuk di Diskominfo,” tegasnya.






