Oknum Warga GAga Desa Tanjung Pasir Peminta Sumbangan Bikin Resah Warga

  • Whatsapp

 

 

Read More

Kabupaten Tangerang ( Banten), Media3.id – Takala penomen banjir Karena curah hujan yng cukup tinggi, diwilayah pesisir Desa Tanjung Pasir, kecamatan Tekuknaga, Kabupaten Tangerang, Dimanfaatkan momen musibah ini oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan cara meminta sumbangan kepada pihak tertentu dengan mengatas namakan warga Desa Tanjung Pasir.

Bukan hanya meminta ke warga, bahkan onkum tersebut nekad meminta sumbangan kepada pihak perusahaan, pejabat bahkan perorangan, dengan dalih untuk membeli mesin pompa penyedot air, guna mengatasi banjir yng saat ini sedang terjadi diwilayahnya.

Saat dikonfirmasi Kepala Desa Tanjung Burung, Arun SIp, membenarkan adanya oknum warga desanya yang meminta sumbangan dengan mengatas namakan warga. Jelasnya, oknum tersebut meminta sumbangan untuk membeli mesin pompa penyedot air.

” Iya benar, saya mendapat laporan dari warga, bahwa ada orang kampung Gaga yang meminta sumbangan kerepusahaan, pejabat bahkan kepada pihak perorangan dengan dalih untuk membeli mesin pompa penyedot air, Sabtu (25/02/2023).

Tambah Arun, uang dari hasil meminta sumbangan tersebut, terpampang disalah satu tiang listrik dengan tumisan. “pompa ini hasil swadaya masyarakat”, serta terlihat jelas tertulis nama- nama penyumbang beserta rinciannya.

” Warga di Desa Tanjung Pasir meminta transparansi hasil dari sumbangan tersebut. Hasilnya berapa dan dibelikan apa saja, kemudian sisinya untuk apa”, tutur Arun, menirukan protes warganya .

Jelas Arun, jika uang yang terkumpul hasil dari sumbangan tersebut dibekukan satu unit mesin pompa penyedot air, Menurutbya uang tersebut lebih dari pada cukup, bahkan masih tersisa banyak. Karena harga pasaran pompa penyedot air sekitar Rp.14 juta per unitnya. Sedangkan kalo dilihat rincian hasil sumbangan itu mencapai puluhan juta rupiah,” ungkapnya .

kepala Desa menyesalkan, adanya oknum warga tersebut yng meminta sumbangan dengan mengatas namakan warga desa Tanjung Pasir. Hal ini sangat merugikan pemerintah Desa. Pasalnya banyak warga yang menanyakan hasil dari pada sumbangan tersebut.

” Pihak Desa, awalnya tidak mengetahui kejadian ini, adanya oknum warga yang meminta sumbangan mengatas namakan warga Desa Tanjung Pasir. Karena onkum tersebut tidak pernah membuat profosal bantuan serta tidak ada komunikasi dengan pihak desa untuk meminta sumbangan kepada pihak lain,”tutup Arun.

(dia/v)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *