Tasikmalaya, Media3.id – Warga Kampung Salamnunggal, Kelurahan Parakannyasag, Kecamatan Indihiang digegerkan penemuan mayat di tengah sawah, Sabtu( 10/9/2022).
Salah satu petani Odik(60) yang akan memupuk padinya itu mengatakan, saya itu saya hendak melakukan pemupukan padi dan melihat ada sesosok jasad manusia di tengah sawah dengan kepala berlumpur,” katanya
“Kaya orang yang nyungsep bagian mukanya, ke dalam lumpur tidak mengenakan baju hanya pakai kolor saja,” kata dia.
Dia kemudian langsung melaporkannya ke ketua RT setempat, untuk selanjutnya di laporkan ke pihak kepolisian dan saya lapor RT, untuk segera lapor polisi,” katanya.
Polsek Indihiang bersama tim Inafis Polresta Tasikmalaya dan Babinsa Indihiang yang mendapatkan laporan langsung menuju lokasi penemuan mayat di tengah sawah.
Mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah sakit dr. Soekarjo untuk dilakukan pengidentifikasian oleh tim Inafis Sat Reskrim Polresta Tasikmalaya.
Setelah dilakukan pengidentifikasian mayat tersebut bernama Engkus Kusnadi(67)Warga kampung Cibungkul RT 01/12, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang dan tinggal di Perumahan Indihiang Permai Blok J No 4 RT05/02 Pondok, Kelurahan Sirnagalih Indihiang Kota Tasikmalaya.
Hasil pemeriksaan dari dokter dalam tubuh korban ridak ditemukan luka akibat kekerasan dan kondisi mayat sudah mengalamj pembusukan lebih dari 12 jam, karena kulit tangan dan kaki sudah melepuh akibat pembusukan dan mayat tersebut berlumpur dan berair,” Katanya
Kapolsek Indihiang, AKP H Iwan menjelaskan penemuan mayat tersebut, saat ini sudah ditangani oleh Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya dan sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya,” kata dia.
“Dari keterangan dari keluarga korban, Pak engkus ini mempunyai riwayat sakit Stroke dan pikun dan sebab kematian korban harus dilakukan otopsi ” ujarnya.
“Kemudian pihak keluarga membuat pernyataan yang isinya menerima kematian korban sebagai takdir dan tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi,” pungkas kapolsek
(Mas)






