Tasikmalaya, Media3.id – Bahan Pokok kebutuhan rumah tangga sehari-hari mengalami Inflasi kenaikan harga terutama komoditas kelompok Volatile Food, pada produk holtikultura yaitu
(andil % mtm) ada pada cabai rawit (0,106),Telur Ayam Ras (0,109), Bawang Merah (0,096), Cabai Merah (0,070) dan Tomat (0,045).
Hal ini disebabkan adanya penurunan hasil produksi akibat kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Darjana, Senin(4/7/2022)
Menurut Darjana, kelompok tersebut terjadi pula pada komoditas telur ayam ras mengalami kenaikan harga yang masih dipengaruhi oleh kenaikan harga pakan seiring dengan peningkatan permintaan,” ujar Darjana
“Sedangkan komoditas yang menjadi penahan inflasi yakni Minyak Goreng (-0.050)
Daging Sapi (-0,043)
Jengkol (-0,030)
Daging Ayam Ras (-0,029)
Petai (-0,014).
Komoditas Core Inflation kata Darjana, tercatat mengalami inflasi yang disumbang dari komoditas sampo. Peningkatan harga tersebut sebagai imbas kenaikan minyak sawit dan keterlambatan distribusi bahan baku berupa komponen katalis dan additive akibat antrian pengiriman kontainer.
“Begitu pula pada komoditas air kemasan dan biskuit yang mengalami penyesuaian harga dan meningkatnya permintaan domestik terhadap komoditas tersebut.
“Lalu komoditas Administered Price juga menyumbang inflasi yang disumbang oleh komoditas bahan bakar rumah tangga seiring dengan masih tingginya harga gas mentah dunia sebagai dampak dari konflik Ukraina-Rusia,” ucapnya
Secara umum, kondisi inflasi pada Juni 2022 dipengaruhi oleh kenaikan harga pada kelompok Volatile Food sebagai dampak dari kondisi cuaca yang esktrem sehingga mengganggu produksi dari produk hortikultura.
Hal serupa juga terjadi di wilayah produsen komoditas yang gagal panen, sehingga produksi yang ada tidak mencukupi permintaan pasar.
Berikut kami sampaikan inflasi bulan Juni 2022 di Kota Tasikmalaya
IHK UMUM: 0,41% (mtm) ; 5,12% (yoy) ; dan 4,58% (ytd)
VF: 1,10% (mtm); CI: 0,31% (mtm); AP: 0,01% (mtm),” pungkasnya
(Mas)




