Menes, Media3.id- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) Mendatangi kantor kecamatan Menes guna melakukan Audiensi dengan Ketua kelompok yang mendapatkan program P3 – Tgai di kecamatan Menes, diantara Desa Kananga, Sukamanah, Cigandeng, Cilabanbulan.
Namun, Saat mendatangi kantor kecamatan sesuai surat yang diajukan diduga Para ketua kelompok dan kepala Desa tersebut diduga mangkir (tidak hadir).
Hal itu menimbulkan sebuah tanda tanya besar dan raut wajah kekecewaan tampak pada mahasiswa IKRAR,
Salah satu mahasiswa mengungkapkan rasa kekecewaannya kepada awak media, dirinya berujar bahwa dengan ketidak hadiran para kepala Desa dan Ketua kelompok justru menimbulkan sebuah tanda tanya, tentang ada apakah dalam program tersebut?
“Jujur kami kecewa, tujuan kami hanya ingin audiensi tetapi kenapa bapak bapak yang terhormat tidak hadir, ada apa?” apakah betul sesuai dengan dugaan kami bahwa ada “sesuatu” dalam program itu? Ujar Enji
Dilain pihak, sebelumnya Plt Camat Kecamatan Menes (Dr didi) sudah meminta ijin kepada para mahasiswa melalui pesan singkat whatsapp, prihal ketidak hadiran dirinya dalam audiensi yang dilaksanakan pada hari jumat/ 04/Juni/2021.
“A, utk besok bp tdk bisa hadir di kec selain bukan jadwal ada tugas lain yg harus di selesaikan mhn maaf dan tksh A”
Hal tersebut diungkapkan Oleh mahasiwa masih dapat ditolerir, namun yang menjadi persoalan terkait ketidak hadiran ketua kelompok dan Kepala Desa.
“Hanya ada kepala desa Kananga pak ova dan Duhan sebagai ketua kelompok yang hadir.
Untuk Desa Cilabanbulan, Sukamanah, dan cigandeng itu tidak hadir”, Ungkap mahasiswa.
(anan)




