Kakek Tua Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri Gunakan Seutas Tali di Saung Padi Milik Warga

  • Whatsapp

Warga Masyarakat menurunkan jasad korban tergantung diri

Tasikmalaya, Media3.id – Warga Kampung Lembur Gawir Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya , digegerkan, dengan penemuan jasad seorang kakek Tua gantung diri di Saung di tengah Sawah

Kakek itu bernama Amud (65), Warga Kampung Ciherang Kelurahan Ciherang Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Warga tak mengetahui secara jelas mengapa Mang Amud sampai nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Salah seorang saksi kejadian, Duloh (65) buruh warga kampung Kamulyan Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya menuturkan ketika saya hendak ke sawah melewati saung dan melihat seseorang dalam keadaan tergantung terikat oleh tali,” ucapnya

“Lalu, saya bergegas mengasih tahu ke pada pak RT 25/09, Pak Dede Suryadi(54), warga setempat dan langsung melaporkan kepada kapolsek setempat,” ujarnya

Beberapa menit setelah laporan dari tim Identifikasi Polresta Tasikmalaya mendatangi tempat kejadian dan langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara dan di Dampingi Petugas dari Polsek Manonjaya serta di bantu dari puskesmas Manonjaya

Sementara itu Kapolsek Manonjaya AKP Aam Muharam membenarkan adanya Kakek tua gantung diri di saung dan jasadnya sudah di turunkan oleh Warga setelah pihak kepolisian dari unit identifikasi melakukan Olah TKP di lokasi kejadian.

“Jadi yang pertama kita mendapatkan informasi dari warga bahwa telah ditemukan orang dalam keadaan tergantung di Saung dengan Tali terlilit di leher,” tuturnua

Ia menambahkan, dari hasil olah TKP, tidak ditemukan barang atau yang lainnya yang mengarah kepada penganiayaan dan tindakan kekerasan dan di TKP hanya ditemukan tali tambang yang mengikat tiang saung kemudian ke leher dan sepatu korban berada di bawahnya.

Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan bersama puskesmas korban tidak ditemukan ada tanda-tanda yang mencurigakan ataupun luka pada tubuh korban, namun celana korban ada bekas cairan yang keluar dari kemaluan,” ungkapnya

Sementara, Anak korbam Diki Supriadi menerima kejadian yang menimpa bapaknya itu, dan ini sebagai takdir dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan aoutopsi,” paparnya

( Mas)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *