LSM GPS.B Desak APH untuk Segera Selidiki Oknum Agen BPNT Etin-Adam

  • Whatsapp


Banten, Media3.id –Menyikapi persoalan penyaluran bantuan sembako program (BPNT) di Agen adam’Etin Desa Karyasari Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, menuai kritik pedas dari LSM GPS.B abdul ajis menurutnya, hal itu dinilai sangat merugikan Keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT di Desa Karyasari kecamatan sukaresmi Pandeglang Banten.

“Agen sudah ada hak nya dari program BPNT mestinya jangan sampai merugikan kpm dan diduga berlebihan mengambil keuntungan dari KPM. Kasihan mereka belanja dengan hak nya. Uang yang ada di saldo KKS senilai Rp. 200.000,-(Dua ratus ribu) tersebut adalah milik KPM bukan milik agen.” ujarnya

Lanjutnya, hal ini sengaja di lakukan oleh agen Etin/adam dan ada oknum lainnya yang ikut serta berbisnis dari program bantuan komoditi BPNT di Desa Karyasari dan diduga se Kecamatan Sukaresmi yang jelas-jelas sudah merugikan KPM.

“Perlu saya jelaskan tentang karifan lokal adalah melibatkan pengusaha pribumi sebagai bentuk pemberdayaan para pelaku usaha warga lokal bukan berarti dalih kearifan lokal namun merugikan KPM.” Ungkapnya.

Salah satunya yang merugikan kpm adalah protein hewani Ayam yang seharunya di terima 1kg oleh kpm ini hanya keterima 7 ons sampai 8 ons memang susut namun jarak beberapa jam saja masa susut sampai 3 ons itu tidak masuk akal dan yang KPM beli kan daging ayam dalam arti ayam bersih berupa daging bersih jadi menurutnya ayam hidup yang susut di duga hanya alibi saja.

Lanjutnya, dirinya mendesak pihak berwenang agar segera turun ke lapangan dan memeriksa agen Etin yang diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi bantuan program BPNT dari komoditi daging ayam dan agar memeriksa seluruh komoditi dan tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan oknum lainnya.

Abdul ajis menduga hal ini di sinyalir bukan hanya terjadi di agen Etin saja di duga bisa juga terjadi di seluruh Agen se Kecamatan Sukaresmi dan Timkor dan TKSK Kecamatan harus lebih maksimal lagi melakukan tugasnya sebagai monitoring.

Lajut Pihak berwenang, dalam hal ini, Kepolisian dan Dinsos Kabupaten Pandeglang agar segera turun ke lapangan melakukan pengecekan guna mencairkan dugaan dan isu tak sedap dan saya berharap agar TKSK dan Timkor Kecamatan Sukaresmi agar lebih maksimal lagi dalam melaksanakan kinerjanya sebagai monitoring program bantuan BPNT

(Anan)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *