Bulog Pastikan Beras Bantuan Pangan Sesuai Takaran dan Kualitas Sebelum Disalurkan

  • Whatsapp

BANJAR, Media3.id – Perum Bulog Kantor Cabang Ciamis memastikan beras bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat di wilayah Priangan Timur telah melalui pemeriksaan kualitas dan kuantitas sebelum didistribusikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

 

Read More

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pangan yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan, baik dari sisi kualitas beras maupun berat setiap kemasan.

 

Pimpinan Cabang Perum Bulog Ciamis, Johan Wahyudi, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh bersama dinas terkait sebelum beras diserahkan kepada perusahaan transporter untuk didistribusikan ke desa dan kelurahan.

 

“Kami melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas secara menyeluruh bersama dinas terkait. Ini untuk memastikan bahwa beras yang disalurkan adalah beras kualitas medium yang baik dan sesuai dengan ketentuan 10 kilogram per kemasan,” jelas Johan, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, pengawasan tidak berhenti pada proses pemeriksaan di gudang. Bulog juga memastikan keamanan beras selama proses pengangkutan hingga tiba di titik bagi.

 

Dalam penyaluran bantuan pangan periode Juli hingga September 2026, setiap KPM memperoleh total 30 kilogram beras kualitas medium, dengan alokasi 10 kilogram untuk setiap bulan.

 

Program tersebut mencakup wilayah Priangan Timur yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, serta Kabupaten Pangandaran.

 

Secara keseluruhan, alokasi bantuan pangan untuk wilayah tersebut mencapai lebih dari 34 ribu ton beras. Besarnya alokasi itu menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Untuk mendukung kelancaran distribusi, Perum Bulog Kancab Ciamis menggandeng PT Jasa Prima Logistik (JPL) sebagai transporter. Perusahaan tersebut bertugas mengangkut beras dari gudang Bulog hingga ke titik pembagian di desa maupun kelurahan.

 

Johan menegaskan, keterlibatan transporter juga berkaitan dengan aspek keamanan distribusi agar bantuan tetap terjaga kondisinya selama perjalanan.

 

“Penyaluran bantuan pangan ini adalah wujud dukungan Bulog kepada pemerintah dalam memperkuat akses pangan masyarakat. Kami berkomitmen menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

(Joe)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *