KARAWANG, Media3.id– – Isu ketidaknetralan aparat desa mulai memanaskan suhu politik di Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, menjelang pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Sejumlah perangkat hingga lembaga desa diduga mulai mendekati dan berpihak kepada salah satu bakal calon kepala desa.
Kondisi di lapangan menunjukkan adanya polarisasi atau pembentukan kelompok-kelompok dukungan. Situasi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya konflik horizontal di tengah masyarakat.
“Karena kami di lapangan tahu untuk saat ini memang ada kelompok-kelompokan. Tapi kami imbau kepada tim-tim semuanya yang sudah ada di suatu kelompok untuk membuat suasana adem ayem dan kondusif. Jangan sampai ada suasana panas, karena itu akan menimbulkan konflik,” ujar salah satu BPD kepada wartawan, Rabu (26/08/26).
Dugaan keterlibatan aparat ini bukan tanpa alasan. Kepala Desa Wadas bahkan secara langsung telah menegaskan dalam sambutannya saat pembentukan panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) agar seluruh perangkat desa, mulai dari Kepala Dusun (Kadus), RT, hingga RW, menjaga netralitas mereka dan tidak memihak.
“Makanya tadi Kepala Desa ngomong seperti itu, ada Kadus, RT, RW sudah duduk di salah satu bakal calon. Semuanya ada dan tidak bisa dibohongi,” lanjutnya.
Ketegangan makin terasa karena atmosfer politik di Desa Wadas dilaporkan sudah mulai memanas selama beberapa bulan terakhir. Terlebih, istri dari Kepala Desa petahana juga dikabarkan akan maju dalam bursa pencalonan. Berbagai pergerakan yang mengarah pada kampanye terselubung pun sudah sering muncul di media sosial.
Merespons keluhan dari masyarakat terkait aktivitas kampanye dini tersebut, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) meminta warga untuk tidak sekadar melempar isu, melainkan membawa bukti yang valid.
“Di media sosial sering muncul, tapi itu sudah suatu kampanye kan? Masyarakat mengeluh ke BPD, dan kami harus bicara sekarang. Kalau memang ada bukti-bukti, tolong diajukan,” tegasnya.
Pihak BPD berharap proses pembentukan panitia hingga pelaksanaan Pilkades nanti dapat berjalan dengan aman, damai, dan jujur tanpa diwarnai keributan.
“Yang penting Pilkades lancar tanpa ada keributan. Hasilnya mudah-mudahan merupakan pilihan hati nurani masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Dmn Hr





