Air Mata Iing Sodikin Pecah Saat Jabar Bergerak Kota Banjar Datang Membawa Kepedulian

  • Whatsapp

BANJAR, media3.id – Suasana haru menyelimuti kediaman sementara keluarga Iing Sodikin, korban musibah kebakaran di Lingkungan Cimenyan II, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Jumat (7/8/2026). Di tengah puing-puing rumah yang hangus terbakar, secercah harapan datang ketika Relawan Jabar Bergerak Kota Banjar menyerahkan bantuan kemanusiaan.

 

Read More

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Relawan Jabar Bergerak Kota Banjar, Ari Faturohman, bersama jajaran relawan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

 

Ari Faturohman mengatakan, kehadiran Jabar Bergerak bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan semangat agar korban tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan.

 

“Musibah ini tentu meninggalkan duka yang mendalam. Kami hadir sebagai keluarga untuk berbagi kepedulian. Semoga bantuan yang kami bawa dapat sedikit meringankan beban Pak Iing dan keluarga, serta menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Ari.

 

Menerima bantuan tersebut, Iing Sodikin tampak tak kuasa menahan haru. Dengan suara lirih, ia mengaku masih berusaha menerima kenyataan setelah rumah yang ditempatinya dilalap api.

 

“Jujur, sampai hari ini saya masih sulit percaya semua ini terjadi. Rumah yang selama ini menjadi tempat kami berkumpul bersama keluarga kini tinggal kenangan. Kami hanya bisa berserah diri kepada Allah SWT. Saya mengucapkan terima kasih kepada Relawan Jabar Bergerak Kota Banjar dan semua pihak yang telah datang membantu. Perhatian dan kepedulian ini memberikan kekuatan bagi kami untuk bangkit dan memulai kehidupan dari awal,” tutur Iing dengan mata berkaca-kaca.

 

Ia berharap kepedulian yang diberikan seluruh pihak menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi semua yang telah membantu keluarganya.

 

Kunjungan Jabar Bergerak Kota Banjar menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Di saat musibah menghilangkan tempat tinggal, kehadiran para relawan menjadi penguat bahwa korban tidak menghadapi cobaan tersebut seorang diri.

 

(Joe)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *