Rumah Tak Layak Huni di Cogreg, Jabar Bergerak Ketuk Kepedulian untuk Bedah Rumah Unus

  • Whatsapp

BANJAR, media3.id – Di tengah keterbatasan, Unus masih bertahan di rumahnya yang berada di Lingkungan Cogreg, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Kondisi tempat tinggal yang memprihatinkan tersebut kini mendapat perhatian dari Jabar Bergerak Kota Banjar.

Ketua Jabar Bergerak Kota Banjar, Ari Faturohman, bersama jajaran pengurus turun langsung melihat kondisi rumah Unus setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Read More

Dari hasil peninjauan, Jabar Bergerak kemudian mengambil langkah untuk mendorong perbaikan rumah tersebut melalui program bedah rumah.

Namun, kebutuhan biaya yang cukup besar membuat upaya tersebut membutuhkan dukungan banyak pihak. Untuk rumah berukuran sekitar 5 x 7 meter, kebutuhan anggaran sementara diperkirakan mencapai Rp40 juta.

Bantuan awal telah datang dari Baznas sebesar Rp8 juta. Dari jumlah tersebut, Rp7 juta dialokasikan untuk material dan Rp1 juta untuk HOK (Hari Orang Kerja).

Artinya, masih terdapat kebutuhan sekitar Rp32 juta untuk memenuhi estimasi biaya perbaikan rumah.

Melihat kondisi tersebut, Ari Faturohman langsung mengetuk kepedulian para agnia dan donatur untuk bersama-sama membantu mewujudkan rumah yang lebih layak bagi Unus.

“Kami mengetuk hati para agnia, donatur, dan siapa pun yang memiliki kepedulian untuk bersama-sama membantu Pak Unus. Insyaallah, bantuan yang diberikan akan sangat berarti untuk proses perbaikan rumah ini,” ujar Ari, kamis (24/9/2026).

Menurutnya, bedah rumah Unus diharapkan tidak hanya menjadi program Jabar Bergerak, tetapi menjadi gerakan gotong royong masyarakat.

“Ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi bagaimana kita bersama-sama memberikan tempat tinggal yang lebih layak dan aman bagi Pak Unus,” katanya.

Material bantuan awal rencananya diambil dari Toko Pusaka Pataruman. Sementara proses perbaikan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan dukungan dan ketersediaan anggaran.

Jabar Bergerak berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk ikut membantu. Dengan semangat gotong royong, kebutuhan Rp32 juta yang masih tersisa diharapkan dapat dipenuhi sehingga proses bedah rumah Unus bisa segera terealisasi.

Satu rumah, satu kepedulian, dan satu gerakan gotong royong diharapkan dapat membawa perubahan bagi kehidupan Unus.

 

(Joe)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *