KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Sampai saat ini masih banyak pedagang berjualan di pasar lama Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, walaupun kata Camat Rengasdengklok Panji Santoso pemerintah Daerah (Pemda) Karawang telah memenangkan gugatan yang diajukan pedagang hingga putusan Mahkamah Agung.
Belum diketahui secara pasti alasan para pedagang pilih bertahan di pasar lama Rengasdengklok yang kini sebagian sudah menjadi taman Ruang Terbuka Hijau (RTH). Namun beberapa tahun yang lalu para pedagang tersebut mengeluhkan mahalnya harga lapak kios di pasar proklamasi.
Masih bertahannya para pedagang di pasar lama Rengasdengklok membuat camat terus bersosialisasi bahwa apa yang diperjuangkan para pedagang pasar lama Rengasdengklok gagal, karena gugatannya dimenangkan oleh Pemda Karawang.
Walupun gugatan dimenangkan oleh Pemda Karawang, Sepertinya Pemda Karawang belum berani melakukan eksekusi langsung memindahkan secara paksa pera pedagang di pasar lama Rengasdengklok ke pasar Proklamasi.
Belum adanya tindakan serius dari Pemda Karawang membuat Camat Rengasdengklok Berkomentar dengan bahasa yang kurang lazim dengan perkataan “pakai rok saja” kalau tidak berani memindahkan para pedagang di pasar lama Rengasdengklok ke pasar proklamasi.
“Pakai rok saja,” kata Panji saat musrembang kecamatan di Kecamatan Rengasdengklok yang dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Karawang Mumun Maemunah, tim musrembang kabupaten, jajaran Forkopimcam, kepala desa dan jajarannya.
Belum diketahui ucapan kalimat “pakai rok saja” ditujukan kepada siapa? apakah ditujukan kepada Bupati Karawang, Satpol PP kabupaten Karawang, DLHK atau Dinas perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkopukm).
Namun saat dikonfirmasi secara langsung di ruangan kerjanya usai Musrembang, Panji mengatakan ucapan tersebut ditujukan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang kini telah telah dimerjer menjadi Disperindagkopukm karena dinilai lambat memindahkan pedagang ke pasar proklamasi walaupun sudah ada kekuatan hukum.
“Saya menyampaikan itu supaya buru-buru membereskan Rengasdengklok. Kita sudah rapat dan lainnya tapi masih lama. Yang dilapangan lelet, Pakai Rok kan lelet coba pakai celana panjang. Kalau dulu Indag,” kata Panji, Rabu (11/02/26).
Reporter: Dmn Hr






