Kordiv P2HM Bawaslu Kota Cimahi Akhmad Yasin Nugraha saat mempertanyakan mengenai terdaftar tidaknya kedua siswi SMAN 4 di Daftar Pemilih
CIMAHI, Media3.id – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 pada tanggal 27 November mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cimahi terus menggenjot serangkaian kegiatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) terutama bagi pemilih pemula.
Oleh karena itu, Bawaslu Kota Cimahi menggelar Safari Pengawasan Pemilu Dalam Peningkatan Pengawasan Partisipatif Bagi Pemilih Pemula, di SMA Negeri 4 Kota Cimahi, Jalan Kihapit Barat No. 323, RT 10 RW 9, Leuwigajah-Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (10/10/2024).
Acara tersebut diikuti oleh 200 siswa-siswi SMAN 4 dan dihadiri oleh Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2HM) Bawaslu Kota Cimahi Akhmad Yasin Nugraha, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Cimahi Seta Dewa Nugroho, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 4 Kota Cimahi Drs. Jajang Koswara, M.Si.
Seperti yang diungkapkan oleh Kordiv P2HM Bawaslu Kota Cimahi Akhmad Yasin Nugraha mengatakan bahwa untuk kegiatan hari ini Bawaslu Kota Cimahi menyasar ke sekolah tingkat SMA/SMK sederajat Kota Cimahi untuk mendata siswa-siswi SMA/SMK sederajat yang sudah masuk di kategori umur 17 Tahun.
“Dengan tujuan untuk memastikan bahwasanya warga masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih, salah satunya adalah kategori umur 17 Tahun, itu sudah berhak menerima hak pilihnya yang dibuktikan melalui Daftar Pemilih,” ucap Yasin.
Pihaknya ingin memastikan semua siswa-siswi di sekolah tersebut yang sudah berumur 17 Tahun masuk ke dalam Daftar Pemilih.
“Karena setelah secara acak kita coba cek, ternyata masih banyak siswa-siswi di sekolah ini yang belum terdaftar di Daftar Pemilih,” kata Yasin.
Dijelaskannya, memang siswa-siswi tersebut belum terdaftar di Daftar Pemilih dikarenakan di bulan Oktober ini mereka baru menginjak usia 17 Tahun.
“Oleh karena itu, kami akan data semua yang belum terdaftar dan kami akan dorong ke KPU untuk segera dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih,” terang Yasin.

Terlepas mekanismenya seperti apa, sambung Yasin, nanti KPU yang akan menentukan, karena sebagaimana kita tahu bahwa penetapan DPT itu sudah dilaksanakan.
Saat dipertanyakan mengenai jumlah dari pemilih pemula yang akan berpartisipasi pada Pilkada Kota Cimahi 2024, pihaknya belum dapat memastikan jumlahnya.
“Kita masih mendata, karena tadi setelah dicoba secara acak di SMAN 4 ini saja masih banyak yang belum terdaftar, belum di SMA/SMK yang lain,” beber Yasin.
Berbicara tentang pemerataan pendataan itu sendiri, menurut Yasin, keinginan Bawaslu secara masif ingin melakukan sosialisasi ke seluruh SMA/SMK sederajat di Kota Cimahi.
“Tetapi karena Bawaslu menyelenggarakan kegiatan ini berbasis program dan anggaran, dan ini bersifat seremonial dan sosialisasi, maka untuk berikutnya kami akan melakukan kunjungan ke seluruh SMA/SMK sederajat yang ada di Kota Cimahi dan kita coba koordinasikan dan mendata siapa saja siswa-siswi yang belum masuk ke dalam Daftar Pemilih,” jelas Yasin.
Secara program, saat ini memang pihaknya belum dapat menyasar ke seluruh SMA/SMK sederajat yang ada di Kota Cimahi.
“Tetapi minimal kami juga berupaya secara maksimal melakukan sosialisasi karena sosialisasi itu salah satu bentuk daripada pencegahan Bawaslu Kota Cimahi yang salah satu sasarannya adalah memastikan pemilih pemula itu terdaftar di dalam Daftar Pemilih,” ucap Yasin kembali.
Kalaupun tidak terdaftar di dalam Daftar Pemilih, lanjut Yasin, pihaknya akan merekomendasikan ke KPU.
“Untuk nanti pada hari H tanggal 27 November mendatang, mereka mempunyai hak pilih dan bisa ikut berpartisipasi untuk mencoblos pilihannya,” tandasnya.
(Sinta)






