Baligho Bacalon Walikota Sulyanati Rusak, Butuh Pendidikan Politik bagi Pelaku Perusak Baligho

  • Whatsapp

Baligho Bacalon Walikota Sulyanati Rusak di Karang Tengah Kota Banjar 

 

Read More

Banjar, Media3.id – Sulyanati, tokoh eksponen Forum Peningkatan Status Kotif Banjar yang saat ini memutuskan untuk maju pada Pilkada Kota Banjar merespon santai atas kejadian rusaknya baligho dirinya di Dusun Karangtengah. Senin,(01/07/2024).

 

Menurut Sulyanati menuturkan, mencetak baligho sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas demokrasi. Dirinya juga didorong elemen masyarakat untuk maju di Pilkada, sehingga punya rasa tanggung jawab untuk lebih mensosialisasikan diri kepada masyarakat.

 

“Baligho menjadi sarana untuk menjelaskan diri saya. Ini adalah bentuk keterbukaan diri sebagai kandidat. Masyarakat harus mengenal pemimpinnya dengan baik. Jangan “membeli kucing dalam karung.” Kata Komeng (panggilan akrabnya)

 

Lanjutnya, melihat masalah ini mencerminkan ada yang belum maju dalam pemikiran politik dan kewarganegaraan. Dirinya mengingatkan bahwa vandalisme berupa perusakan baligho itu adalah bentuk “bullying atau kekerasan politik”.

“Itu bentuk eksploitasi atas hak politik saya, dan tentunya hak politik masyarakat dalam kerangka pilkada Banjar tahun ini. Masyarakat dihadapkan pada momentum krusial untuk menentukan pemimpin daerahnya.” Tandasnya.

 

Sulyanati pun bercita-cita dalam pilkada itu harus jadi ajang yang asyik. Jangan merugikan dan membahayakan. Boleh ada tegang-tegangnya tapi harus tetap menyenangkan. “Kita kerap menyebutnya ‘Pesta Demokrasi’.” Ungkapnya.

 

Pro dan kontra itu biasa. Ada orang yang sangat suka kritik. Sulyanati salah satunya pendengar dan sangat suka berdialog. Jadi, bagi siapapun pelaku pengrusakan balighonya, ini adalah undangan terbuka untuk bersilaturahmi.

“Saya ingin ngajak ngopi. Saya ingin silaturahim. Saya sayang dia.” Katanya.

(Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *