Asep Meninggal Dikolam Ikan, Polisi Lakukan Evakuasi 

  • Whatsapp

 

Polsek Tamansari dan Warga mengevakuasi Mayat korban tenggelam, Jumat(16/2/2024).(Foto: Krs)

Read More

 

MEDIA3.ID (TASIKMALAYA) – Asep Maulana Rahman (29), warga Karanganyar, Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Temukan mengambang Dikolam Ikan tepatnya di Kampung Cipajaran RT 03/RW4, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Jumat (16/2/2024)

Mendapati informasi penemuan mayat Polsek Tamansari bersama tim Inafis Polresta Tasikmalaya bersama BPBD Kota Tasikmalaya langsung ke lokasi dan mengevakuasi jasad korban dari Kolam Ikan.

Salah seorang saksi mata Rukman Suryana saat ditemui mengatakan saat itu dirinya hendak pergi mencari jamur ke pinggir sungai Cipajaran tepatnya pukul 06.00 WIB, karena kalau dimusim hujan kan sering menemukan jamur,” katanya.

“Ketika saat menenggok ke kolam milik pa Ahmad, saya kaget menemukan mayat yang mengambang dengan posisi tertelungkup dan dilokasi hanya ditemukan alas duduk, alat pancing dan kopi hitam.

“Karena takut, saya bergegas mengasih tahu pak RT, pak RW, bahkan saudara Een Jaelani untuk melakukan pengecekan mayat dan warga lain melapor ke polsek terdekat.

“Usai melakukan pengecekan ternyata benar mayat tersebut yang dicari pihak keluarganya dan mayat tersebut bernama Asep Maulana Rahman (29), warga Karanganyar, Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Kapolsek Tamansari AKP Nurrozi, membenarkan adanya temuan mayat dan kami menerima laporan dari warga adanya mayat di kolam ikan. Kami langsung ke lokasi dan lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara),” ujar

Menurut dia, berdasarkan informasi dari saksi dan keluarga korban yang bernama
Asep Maulana Rahman (29) pergi untuk memancing di sungai dekat dengan kolam ikan, pada Rabu (15/2/2024) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Kata dia, Keluarga korban cemas karena Korban sampai pukul 04.00 WIB belum pulang kerumah dan pihak keluarga melakukan pencarian kelokasi dan di dapati korban sudah meninggal dunia dikolam ikan.

Terang dia, Jenazah korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Sangkali untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Sementara itu orang tua korban Harun(50) saat ditemui di rumahnya menyebut korban hendak mancing ke sungai dan usai sholat subuh, korban tak kunjung pulang ke rumah,” ucapnya.

“Sekitar pukul 04.30 WIB, ibu korban terus menerus menanyakan anaknya belum pulang suaminyapun menyampaikan bahwa anaknya ketiduran di tempat musholat, tempat korban mancing,”katanya.

“Selang beberapa menit saya mendapati kabar dari Een bahwa anaknya masuk ke kolam ikan,” ucapnya.

Harun langsung bergegas kelokasi dan berpikir bahwa anak saya tidak mengharapkan hidup kalau masuk ke kolam pasti tidak selamat,” ujarnya.

“Memang semasa hidupnya anak saya sering kambuh saat anak saya sedang beraktivitas bekerja, Tapi sekarang anak kambuh sedang berada di air,” katanya.

 

(Krs)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *