Anggota DPRD Kota Cimahi Fraksi PKS, H. Supiyardi, S.Pd.I., M.Si, saat memaparkan tupoksinya dalam Reses Masa Persidangan III Tahun 2023
CIMAHI, Media3.id – Anggota DPRD Kota Cimahi Fraksi PKS, H. Supiyardi, S.Pd.I., M.Si, menekankan akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam pengolahan sampah yang baik.
Hal itu diungkapkannya saat Reses yang digelarnya, di Aula Aliyardi Education Center, Jalan Rancabentang No. 256, Cibeureum Cimahi Selatan, beberapa pekan lalu.
Reses Masa Persidangan III Tahun 2023 dilaksanakan 2 sesi selama 2 hari dengan mengundang 500 konstituen.
Dalam resesnya Supiyardi banyak menampung aspirasi dari masyarakat, dimulai dari masalah pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur pembangunan termasuk masalah sampah.
Mengingat masalah sampah ini merupakan masalah yang sangat krusial, kata Supiyardi, apalagi menyangkut anggaran untuk pengelolaan sampah.
“Dimana anggaran untuk pengelolaan sampah itu mencapai sekitar 2% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi yang hampir setara dengan Rp 23 Miliar per tahun,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia menekankan akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam pengolahan sampah yang baik.
“Pengolahan sampah harus ditangani dengan baik, dimulai dari lingkungan RW dulu, RW RW itu harus inisiatif sebelum pemerintah bertindak, seperti pilah sampah misalnya,” paparnya.

Seperti anjuran pemerintah saat ini dalam pengelolaan sampah itu harus dijalankan, sambung Supiyardi, untuk mencegah penumpukan sampah, sehingga masalah sampah di Cimahi dapat terkendali.
Ia juga menyebutkan bahwa Kota Cimahi merupakan salah satu pengelola sampah terbaik di Jawa Barat.
“Ini membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi masalah sampah secara efisien dan berkelanjutan,” tuturnya.
Untuk itu, ia berharap kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan Kota Cimahi dengan terus meningkatkan pengelolaan dan pengolahan sampah yang baik.
Selain itu, diakui Supiyardi, selama ini Pokok Pikiran (Pokir) dewan terkait masalah pembangunan sudah direalisasikannya sekitar 60%.
“Alhamdulillah pembangunan seperti rutilahu, jalan setapak, jalan lingkungan, PJG, PJL, drainase dan yang lainnya, sudah terealisasikan sekitar 60%,” pungkasnya.
(Sinta)






