SDN Kampungsawah IV Direnovasi, Halaman Bermain Berubah Jadi Area Berbahaya

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id— Keselamatan ratusan siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kabupaten Karawang kembali digadaikan demi proyek rehabilitasi fisik.

 

Read More

Setelah kasus serupa di SDN Rengasdengklok Selatan III, kini giliran SDN Kampungsawah IV di Kecamatan Jayakerta yang membiarkan halaman sekolahnya berubah menjadi area ranjau material berbahaya bagi anak-anak.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan bongkahan kayu bekas atap bangunan berserakan tanpa pengaman di area bermain siswa. Kayu-kayu lapuk tersebut dipenuhi paku-paku berkarat yang masih menancap tajam dan menghadap ke atas.

 

Ironisnya, pihak kontraktor sama sekali tidak memasang pagar pembatas, jaring pengaman, ataupun papan peringatan bahaya. Para siswa dibiarkan beraktivitas dan bermain hanya beberapa sentimeter dari tumpukan material maut tersebut.

Proyek rehabilitasi gedung SDN Kampungsawah IV ini menelan anggaran APBD Karawang sebesar Rp 289.283.000. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Sugih Abadi.

 

Dengan anggaran ratusan juta rupiah, pihak rekanan dinilai sengaja mengabaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Demi mengejar keuntungan, hak anak-anak untuk mendapatkan lingkungan belajar yang aman justru dikorbankan.

 

Dugaan buruknya manajemen keselamatan ini diduga kuat akibat minimnya pengawasan di lokasi. Saat media melakukan konfirmasi, tidak ada satu pun penanggung jawab proyek yang berada di tempat untuk mengatur sterilisasi sisa bangunan.

 

“Mandor dan pelaksana sedang tidak ada di lokasi proyek,” ujar salah seorang pekerja bangunan singkat saat ditemui di lokasi, Kamis (23/7).

 

Sikap abai yang berulang ini menjadi tamparan keras bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang. Karena diduga sejumlah perusahaan rekanan yang melaksanakan rehabilitasi gedung sekolah diduga abai terhadap keselamatan siswa.

 

Reporter: Dmn Hr

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *