BANJAR, media3.id – Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila MPC Kota Banjar menjadwalkan audiensi lanjutan yang disertai aksi penyampaian pendapat di muka umum pada Sabtu (25/7/2026) di Pendopo Kota Banjar. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi sebelumnya yang, menurut organisasi, belum menghasilkan penyelesaian terhadap sejumlah persoalan yang mereka sampaikan kepada pemerintah daerah.
Ketua SAPMA PP Kota Banjar, Irwan Herwanto, mengatakan pihaknya memperkirakan ratusan peserta akan menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran massa, kata dia, merupakan bentuk dukungan terhadap penyampaian aspirasi yang akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Banjar dan instansi terkait.
Menurut Irwan, audiensi lanjutan bertujuan mendorong adanya tindak lanjut yang lebih konkret terhadap berbagai aspirasi yang sebelumnya telah disampaikan. Ia berharap pemerintah dapat membuka ruang dialog dan memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah yang akan diambil atas persoalan yang menjadi perhatian organisasi.
“Ratusan massa akan kami kerahkan untuk menghadiri audiensi lanjutan. Kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan terhadap penyampaian aspirasi yang kami harapkan dapat diterima dan ditindaklanjuti oleh pemerintah,” ujar Irwan, kamis (23/7/2026) kepada awak media usai rapat persiapan audensi lanjutan.
Ia menegaskan bahwa seluruh peserta telah diimbau untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, aksi akan dilaksanakan secara damai dengan tetap mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai penyampaian pendapat di muka umum.
Irwan juga mengajak seluruh peserta untuk mengedepankan sikap santun dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun ketertiban masyarakat.
Menurutnya, tujuan utama kegiatan adalah membangun komunikasi dengan pemerintah agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan aturan.
Selain audiensi, peserta juga dijadwalkan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, perlindungan hukum, serta isu-isu lain yang dinilai memerlukan perhatian pemerintah dan aparat penegak hukum.
Pihak penyelenggara berharap audiensi dapat berlangsung secara konstruktif sehingga menghasilkan komunikasi yang baik antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah. SAPMA PP Kota Banjar juga menyatakan tetap membuka ruang dialog sebagai bagian dari upaya mencari solusi terhadap persoalan yang menjadi perhatian bersama.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kota Banjar belum memberikan keterangan resmi terkait agenda audiensi lanjutan tersebut maupun kesiapan menerima perwakilan peserta.
(Joe)






