BANJAR, media3.id – Persoalan penyediaan air bersih dan minimnya penerangan jalan menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Banjar, Jojo Juarno. Rabu (29/7/2026) bertempat di salah satu destinasi wisata di kota Banjar, Jawa Barat.
Dalam dialog bersama masyarakat, Jojo menerima berbagai masukan terkait kebutuhan infrastruktur yang dinilai masih belum terpenuhi. Selain persoalan air bersih, warga juga menyampaikan usulan pembangunan yang hingga kini belum terealisasi.
Menanggapi hal tersebut, Jojo menjelaskan bahwa sejumlah usulan masyarakat masih tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pelaksanaan program pembangunan.
“Beberapa usulan pembangunan memang belum dapat direalisasikan karena adanya efisiensi anggaran. Mudah-mudahan pada tahun 2027 usulan masyarakat tersebut bisa diwujudkan,” ujar Jojo.
Komar, warga Desa Batulawang, menyampaikan keluhan mengenai minimnya penerangan di jalur perkebunan Batulawang. Menurutnya, kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas warga pada malam hari. Selain itu, lampu penerangan jenis mercury yang merupakan bantuan pemerintah juga dinilai kurang efektif karena sebagian sudah tidak berfungsi.
Sementara itu Yanti, warga Desa Binagun berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap penyediaan air bersih. Mereka menilai pembahasan pembangunan selama ini lebih banyak berfokus pada saluran drainase, padahal kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama saat musim kemarau.
Warga juga mengungkapkan bahwa meski jaringan PDAM telah menjangkau wilayah mereka, pelayanan air bersih dinilai belum optimal karena distribusi air sering mengalami gangguan sehingga pasokan yang diterima masyarakat belum maksimal.
Jojo memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dihimpun sebagai bahan pokok pikiran DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Banjar, dengan mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.
Melalui kegiatan reses tersebut, masyarakat berharap persoalan air bersih, penerangan jalan, serta usulan pembangunan lainnya dapat menjadi perhatian pemerintah dan direalisasikan secara bertahap pada tahun-tahun mendatang.
(Joe)






