Proyek Rehabilitasi SDN Rengasdengklok Selatan III Jadi Zona Berbahaya Siswa. CV Pakar Bangunan Konstruksi & Kepsek Disorot

  • Whatsapp

Siswa sedang duduk diarea bongkaran material revitalisasi SDN Rengasdengklok Selatan III

KARAWANG, Media3.id— Keselamatan ratusan siswa di SDN Rengasdengklok Selatan III, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang kini terancam dampak dari rehabilitasi gedung sekolah.

Read More

 

Proyek rehabilitasi ruang kelas senilai hampir setengah miliar rupiah yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun 2026 diduga kuat mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta mengorbankan keamanan anak-anak di lingkungan sekolah.

 

Proyek dengan nilai kontrak Rp 494.897.000 tersebut dilaksanakan oleh CV Pakar Bangunan Konstruksi. Namun, besarnya anggaran negara yang dikucurkan dinilai tidak sebanding dengan komitmen kontraktor dalam menjaga keselamatan publik, khususnya para murid yang tetap melaksanakan aktivitas belajar mengajar di area sekitar pembangunan.

 

Berdasarkan investigasi lapangan, pihak kontraktor terkesan melakukan pembiaran yang sangat membahayakan. Bongkahan material hasil pembongkaran gedung lama ditumpuk begitu saja di sekitaran area rekonstruksi. Ironisnya, tumpukan material tersebut berhadapan langsung dengan halaman sekolah yang menjadi area utama siswa bermain saat jam istirahat.

 

Kelalaian fatal lainnya terlihat dari dugaan ketiadaan pembatas area kerja. Pihak pelaksana sama sekali tidak memasang pagar seng pelindung maupun tali pengaman (safety line) yang kokoh di sekeliling bangunan yang sedang direhab. Akibatnya, zona berbahaya tersebut menjadi sangat terbuka dan mudah diterobos oleh para siswa sekolah dasar yang belum memahami risiko kecelakaan di area konstruksi.

 

Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media di lokasi proyek tidak membuahkan hasil. Pihak mandor maupun pelaksana lapangan dari CV Pakar Bangunan Konstruksi kompak tidak berada di tempat tugas saat jam kerja, termasuk Kepala SDN Rengasdengklok Selatan III juga tidak dapat ditemui untuk dimintai keterangan terkait fungsi pengawasan sekolah dengan alasan sedang keluar kantor.

 

Reporter: Dmn Hr

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *