Pembongkaran Tower Aset Pemkot Banjar
BANJAR, media3.id – Pembongkaran tower bekas aset Pemerintah Kota Banjar di kawasan Kompleks Perkantoran Purwaharja berakhir tragis, Sabtu (4/7/2026) pagi. Dua pekerja meninggal dunia setelah tower setinggi sekitar 40 meter yang sedang dibongkar ambruk. Polisi kini menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, membenarkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu. Menurutnya, kedua korban meninggal di lokasi saat melakukan pembongkaran tower.
“Benar, telah terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendalami identitas kedua korban,” ujar Kapolres.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua pekerja diduga sedang melepaskan bagian-bagian tower dari atas. Namun, tower kemudian ambruk sehingga kedua pekerja yang masih terikat sabuk pengaman ikut terjatuh bersama rangka besi.
“Kalau melihat di lokasi, towernya ambruk. Dugaan sementara tidak kuat menopang sehingga kedua pekerja ikut terbawa jatuh. Penyebab pastinya masih kami selidiki,” katanya.
Kapolres menambahkan, dari hasil pengamatan awal kedua korban diketahui menggunakan sabuk pengaman. Namun, petugas belum menemukan helm keselamatan di lokasi dan masih mendalami apakah seluruh prosedur keselamatan kerja telah dipenuhi.
Sementara itu, Staf Bidang Aset BPKPD Kota Banjar, Ganda Sasmita, menjelaskan tower tersebut merupakan aset eks Sistem Informasi Daerah (Sinda) yang sudah tidak difungsikan. Menurutnya, tower itu telah dilelang pada 2025, namun kemudian kembali menjadi aset pemerintah daerah sehingga dipersilakan untuk dibongkar oleh pihak yang berminat mengambil material besinya tanpa membebani anggaran daerah.
Ia mengatakan, pihak yang akan melakukan pembongkaran telah menyampaikan pemberitahuan kepada pengelola aset. Namun, dirinya mengaku tidak mengetahui identitas seluruh pekerja yang terlibat dalam proses pembongkaran tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Banjar masih melakukan olah TKP dan penyelidikan untuk memastikan penyebab ambruknya tower, termasuk menelusuri kronologi pembongkaran dan penerapan standar keselamatan kerja di lokasi kejadian.
(Jo)






