Kapolres Banjar di Hajat Bumi, Jurus “Bangau” Padungdung
BANJAR, media3.id – Suasana Hajat Bumi Sadulur Sumanding Wetan di Lingkungan Sumanding Wetan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Sabtu (4/7/2026), semakin meriah ketika Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro turun langsung mengikuti tradisi Kaul Padungdung bersama para budayawan.
Penampilan orang nomor satu di Polres Banjar itu langsung menyedot perhatian ribuan warga yang memadati lokasi acara. Berpasangan dengan seorang budayawan, AKBP Didi memperagakan berbagai gerakan khas Padungdung layaknya seorang pendekar. Aksi paling menghibur terjadi saat ia menampilkan jurus “Bangau” yang memancing gelak tawa dan tepuk tangan penonton.
Meski berlangsung penuh canda, atraksi tersebut tetap sarat makna sebagai simbol kedekatan aparat kepolisian dengan masyarakat sekaligus dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan keikutsertaannya dalam tradisi Kaul Padungdung merupakan bentuk penghormatan terhadap budaya Sunda sekaligus apresiasi kepada para pelaku seni yang terus menjaga warisan leluhur.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Hajat Bumi ini. Seni dan budaya adalah identitas bangsa yang harus terus kita lestarikan bersama. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendukung dan merawat nilai-nilai budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Sinergi antara kepolisian dan para budayawan dinilai menjadi modal penting dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan.
Sementara itu, Ketua Komunitas Purbasaka Sunda sekaligus penyelenggara Hajat Bumi, Romo Nur Hidayatullah, mengaku bangga atas partisipasi langsung Kapolres dalam tradisi Kaul Padungdung.
“Kami merasa terhormat karena Bapak Kapolres tidak hanya hadir, tetapi juga ikut bermain dalam Kaul Padungdung bersama budayawan. Ini menunjukkan harmoni dan sinergi yang sangat baik antara Polres Banjar dengan para pelaku seni budaya. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga demi melestarikan budaya Sunda dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat,” katanya.
Rangkaian Hajat Bumi Sadulur Sumanding Wetan 2026 berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Atraksi Kaul Padungdung yang melibatkan Kapolres menjadi salah satu momen paling berkesan, sekaligus menegaskan bahwa budaya mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara aparat, budayawan, pemerintah, dan masyarakat.
(Jo)






