Dana Bos Belum Cair Panitia MPLS mengaku sama sekali tidak mengetahui Alokasi Anggaran

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Kepala SMKN 1 Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sitti Aisyah, secara tegas menepis pernyataan salah satu panitia Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang mengaku tidak tahu mengenai biaya Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) kegiatan MPLS.

 

Read More

Guna meluruskan kesimpulan yang beredar, Sitti Aisyah menginstruksikan guru agama Islam sekolah setempat, Suherman, untuk memberikan klarifikasi resmi kepada awak media terkait gelapnya transparansi anggaran MPLS yang diduga dikebiri.

 

Saat ditemui di kantin luar sekolah, Suherman memastikan bahwa tidak ada anggaran kegiatan yang dipotong atau dikebiri oleh pihak manajemen sekolah. Ia menjelaskan bahwa seluruh pendanaan saat ini masih dalam proses pengajuan.

 

“Jadi terkait anggaran tidak ada yang dikebiri karena memang posisinya baru mengajukan,” ujar Suherman kepada media. Rabu (22/07/26).

 

Meski tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru dan pelaksanaan kegiatan MPLS di sekolah telah selesai, Suherman menjelaskan belum bisa memastikan kapan anggaran yang diajukan tersebut akan cair.

 

“Soal (kapan cair) itu saya belum bisa jawab. Tetapi tidak menutup kemungkinan menggunakan dana BOS di tahap berikutnya. Ketika anggaran sudah dipakai buat yang lalu, berarti menunggu anggaran yang sifatnya pengajuan ini. Berbeda dengan kegiatan yang anggarannya sudah jelas dari awal,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Suherman menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2026 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah.Menurutnya, regulasi terbaru tersebut memang tidak memuat rincian teknis mengenai sumber atau besaran sirkulasi dana untuk MPLS.

 

“Mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 terkait MPLS, di situ tidak termuat anggarannya. Bila dibaca di peraturan tersebut, tidak ada anggaran yang mendetail. Yang ada adalah bagaimana visi misinya agar MPLS berjalan aman, nyaman, dan menyenangkan,” jelasnya.

 

Suherman menegaskan bahwa pihak sekolah tidak berniat menutup-nutupi masalah keuangan kepada panitia maupun publik, namun saat ini masih dalam tahap laporan sesuai dengan Permen dikdasmen nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS..

 

Sebelumnya seorang guru yang terlibat aktif sebagai panitia MPLS mengaku sama sekali tidak mengetahui besaran maupun alokasi anggaran yang digunakan untuk dua agenda besar tersebut.

 

“Kalau soal anggaran SPMB dan MPLS, saya sama sekali tidak tahu,” ujar salah satu panitia MPLS, Selasa (21/07/26)

 

Reporter: Dmn Hr

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *