KARAWANG, Media3.id – Ironi besar terjadi di Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, Karawang. Di tengah kucuran Dana Desa yang menembus angka Rp1,04 Miliar per tahun, mobil operasional warga justru dibiarkan telantar hingga menjadi rongsokan, Selasa (16/06/26).
Mobil dinas jenis Nissan Evalia pemberian dari pemda Karawang kini kondisinya hancur lebur. Seluruh kaca depan dan samping pecah, spion hilang, ban kempis, dan bangku penumpang hancur hingga menyisakan kerangka besi.
Sikap masa bodoh ini memicu tanda tanya besar. Setiap tahun, Pemdes Sukasari menerima miliaran rupiah dari Dana Desa (APBN), ADD (APBD), hingga bantuan Provinsi. Namun, anggaran fantastis itu seolah tidak menyentuh pemeliharaan mobil operasional yang sangat dibutuhkan warga untuk keperluan darurat, seperti mengantar orang sakit.
Kondisi fasilitas publik yang menjadi besi tua ini kontras 180 derajat dengan kekayaan pribadi sang Kepala Desa. Informasi yang dihimpun, sang Kades memiliki bisnis showroom mobil dan hunian super mewah bak istana.
Rumah megah Kades Sukasari ini bahkan sempat viral dan memanen cibiran netizen di media sosial. Pasalnya, bangunan bak istana tersebut berdiri tegak tepat di samping akses jalan desa yang kondisinya becek dramatis saat hujan.
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Sukasari belum memberikan klarifikasi resmi mengapa mobil operasional warganya dibiarkan membusuk jadi rongsokan.
(Tim)






