KARAWANG, Media3.id– – Pendapatan Asli Desa (PADes) Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, kini tengah menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat di tengah momentum menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang saat ini telah memasuki tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa.
Perhatian masyarakat tersedot oleh informasi yang terpampang jelas pada papan baliho (billboard) di samping Kantor Desa Kalangsari. Dalam laporan tersebut, tercatat bahwa PADes Kalangsari pada tahun 2025 bernilai nol rupiah alias nihil.
Catatan nihil ini memicu tanda tanya besar di kalangan warga. Pasalnya, Desa Kalangsari diketahui memiliki aset potensial berupa sawah bengkok seluas kurang lebih 1 hektare. Selain itu, desa ini juga memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang tercatat beberapa kali menerima kucuran anggaran, dengan alokasi terakhir pada tahun 2025 yang mencapai ratusan juta rupiah.
Kondisi tersebut mengejutkan berbagai pihak, termasuk Teti Firdaus, salah satu bakal calon kepala desa Kalangsari yang saat ini sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa. Teti mengaku kaget dengan laporan keuangan tersebut karena pada periode kepemimpinannya terdahulu, Desa Kalangsari selalu berhasil menghasilkan PADes meskipun jumlahnya tidak terlalu besar.
“Kalau pendapatan asli desa nol rupiah, saya kira itu menjadi tanda tanya ya, he he he. Kedepannya, ini bisa kita maksimalkan lagi, Insya Allah,” ujar Teti Firdaus saat dimintai keterangan.
Ketika ditanya mengenai komitmennya dalam mengelola aset desa agar lebih produktif di masa mendatang, Teti menegaskan niatnya untuk melakukan pembenahan total secara transparan dan optimal.
P”Kalau niat memperbaiki itu pasti, kita perbaiki semaksimal mungkin. Kalau kita berusaha semaksimal mungkin, insya Allah ada hasilnya. Insya Allah tidak akan nol rupiah lagi,” tegasnya.
Teti berharap Desa Kalangsari dapat melangkah ke arah yang lebih maju. Ia juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali semangat gotong royong warga yang dinilainya mulai memudar belakangan ini, demi menyukseskan pembangunan desa secara berkelanjutan
Reporter Dmn Hr




