KARAWANG, Media3.id – Kondisi fisik sebuah bangunan sekolah di SMPN 1 Pedes, Kabupaten Karawang Jawa Barat menuai keprihatinan. Pasalnya, fasilitas pendidikan yang seharusnya menjadi tempat nyaman bagi siswa tersebut kini tampak kumuh, bahkan ditemukan pemandangan tak lazim berupa pohon kayu yang tumbuh menembus plafon gedung.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi bangunan yang kurang terawat dengan dinding yang kusam, atap yang mulai lapuk plafon jebol dan genteng mulai berjatuhan. Keberadaan tumbuhan liar yang tumbuh di sela-sela plafon mengindikasikan adanya kebocoran atau tumpukan material organik yang sudah lama dibiarkan tanpa ada upaya perbaikan dari pihak sekolah.

Saat mencoba mengkonfirmasi terkait kondisi gedung tersebut, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Sarana dan Prasarana sekolah Haryadi Sutikno enggan berkomentar soal pemeliharaan gedung sekolah yang anggarannya sudah diposkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
“Kalau soal ini ke kepala sekolah saja pak. Saya bekerja itu atas saran kepala sekolah bukan rencana saya. Terus anggaran dari sana ada atau enggaknya,” kata Haryadi
“Apalagi sekarang sulit banget dari orang sudah tidak boleh. Tadinyakan pungutan dari orang tua siswa untuk membantu karena anggaran dari pemerintahkan terbatas,” keluhnya.
Karyadi terkesan enggan menjawab pertanyaan wartawan soal anggaran pemeliharaan namun demikian kata dia dana dari pemerintah dipastikan tidak cukup untuk biaya operasional.
“Emang ia kalau orang tidak tahu percis uang dari pemerintah segini-segini, tapi untuk operasional sebetulnya tidak cukup. Mending ke kepala sekolah saja pak, itu ruangannya,” pungkasnya.
Reporter: Dmn Hr






