Sri Sultan Dawuh Demonstran Kedepankan Dialog Dengannya Dalam Berdemokrasi Di Jogja

  • Whatsapp

JOGJA (DIY), media3.id – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mendatangi Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (29/8/2025) sekitar jam 22.30 wib.

Mengenakan jaket warna hitam, Raja Ngayogyakarta itu didampingi dua putrinya, yaitu Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono dan GKR Hayu.

Massa aksi yang sempat memblokir jalan Ringroad Utara pun membuka jalan bagi kendaraan yang membawa Sri Sultan HB X, mobil Toyota Alpard warna hitam bernopol AB 10 HBX untuk masuk ke Mapolda DIY.

Sri Sultan menemui para demonstran saat dini hari. “Saudaraku-saudaraku semuanya warga masyarakat Jogja baik para mahasiswa maupun teman-teman dari ojol, dan warga yang lain yang dalam kesempatan pagi hari ini ada di sini. Saya Hamengku Buwono X perlu menyampaikan dalam kesempatan ini saya menghargai apa yang Anda semua lakukan. Saya pun sepakat dengan itu. Hanya saya berharap demokratisasi itu dilakukan dengan baik untuk mendidik kita semua termasuk diri saya juga. Karena apa, di Jogja ini tidak ada kebiasaan selalu terjadi kekerasan-kekerasan dalam membangun demokratisasi. Kita di Jogja itu bisa diatur karena Jogja adalah lembaga pendidikan yang menghargai hak-hak warga masyarakatnya. Jika ada problem Pemda DIY akan memfasilitasi dialog itu. Baik itu dilakukan langsung dengan saya atau lewat surat yang dikirim oleh ojol, dan kemudian disampaikan ke pemerintah pusat. Jadi kalau itu tetap, tenaga saya, pikiran saya dibutuhkan, silakan. Tapi saya harus dapat suratnya, karena surat itu sebagai dasar saya untuk mendiskusikan dengan pemerintah pusat. Silakan. Yang kedua, saya juga sudah berbicara dengan bapak Kapolda. Bersama saya ada 8 orang, yang itu semua adalah teman-teman Anda. Bersama saya juga berada di sini. Saya kembalikan kepada saudara-saudara. Karena itu teman Anda, Anda semua,” dawuh Sri Sultan.

Menutup pesannya, Sri Sultan mengharapkan dikedepankannya dialog dan meminta massa untuk pulang beristirahat di rumah masing-masing.

“Dengan kembalinya teman-teman Anda 8 orang itu, harapan saya mari kita bisa berdialog lebih terbuka di antara kita, dan setelah ini saya kira itu yang bisa saya sampaikan karena waktunya juga sudah jam 1 malam ini. Mari kita sama-sama pulang dan tidur,” pungkas Sultan.• (Azdha NK/Shaleh Rudianto media3)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *