Reses Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, Fokus Pendidikan dan Kesehatan

  • Whatsapp

Reses Masa Persidangan I Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko

CIMAHI, Media3.id – Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PKS sekaligus Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko mengatakan bahwa dunia pendidikan memang menjadi prioritas bagi Pemerintah Kota Cimahi.

Read More

 

Hal itu diungkapkannya usai Reses Masa Persidangan I Tahun 2025 di Daerah Pemilihannya (Dapil) 4 Cimahi, Kecamatan Cimahi Selatan (Kelurahan Cibeber, Kelurahan Leuwigajah dan Kelurahan Utama), yang bertempat di Valore Hotel Cimahi, Jalan Baros No. 57, Cimahi Selatan, Sabtu (19/4/2025).

 

Reses tersebut dihadiri 500 konstituen yang terbagi ke dalam 2 sesi, masing-masing sesi dihadiri 250 konstituen, yang berasal dari Dapil 4 Kelurahan Cibeber, Kelurahan Leuwigajah dan Kelurahan Utama.

250 konstituen yang hadir di sesi pertama

Wahyu menjelaskan sebagaimana istilah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) telah diubah menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

 

“Maka, dalam reses ini itu yang menjadi permasalahan utamanya,” ujar Wahyu.

 

Perubahan dalam sistem penerimaan siswa, sambung Wahyu, termasuk perubahan dari jalur zonasi menjadi jalur domisili ini sebetulnya relatif sama.

 

“Untuk itu, saya berfikir bagaimana pemerintah kota ini harus bersinergi dengan sekolah-sekolah swasta, yang mana jika sekolah-sekolah swasta bisa diberdayakan, itu akan menjadi pilihan kedua bagi Kota Cimahi,” terangnya.

Kemudian berikutnya terkait masalah kesehatan, sesuai instruksi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyampaikan untuk tidak menolak pasien.

 

“Sesuai dengan arahan dari Kang Dedi Mulyadi (KDM) bahwa tidak boleh ada satu orang pasienpun yang ditolak, dalam kondisi apapun untuk Rumah Sakit terutama Rumah Sakit Daerah, disini adalah RSUD Cibabat Kota Cimahi,” jelas Wahyu.

 

Selaku Ketua DPRD Kota Cimahi, ia berharap Rumah Sakit mengutamakan warga Kota Cimahi.

 

“Karena memang jumlah kamar dan ruangan yang ada di RSUD Cibabat sangat terbatas, maka saya meminta RSUD untuk melayani pasien khusus warga Kota Cimahi yang diutamakan terlebih dahulu, jadi jangan ada yang ditolak ketika nanti berobat di Puskesmas maupun Rumah Sakit,” tegas Wahyu.

 

Bukan berarti ini menghalangi bagi warga yang di luar Kota Cimahi, tambah Wahyu, tetapi sudah selayaknya Kota Cimahi itu harus menjamin kesehatan bagi warganya sendiri.

 

Lalu terkait sampah, menurut Wahyu, ini merupakan permasalahan yang cukup lama yang belum dapat diselesaikan.

 

“Masalah sampah ini, saya sepakat dengan Pemerintahan Kota Cimahi, bahwa sampah itu harus selesai ditingkat Rumah Tangga, harus dipilah dari awal, sehingga nanti beban dari pemerintah kota itu tidak besar,” ungkapnya.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *