Hasil Reses, Neneng Anggota DPRD Karawang Akan Bangun Jembatan Yang Menjadi Keluhan Petani Desa Karyasari

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id- Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari daerah pemilihan dua Hj Neneng Siti Fatimah SE melaksanakan reses di desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Selasa (12/02/25).

 

Read More

Dalam reses tersebut Anggota DPRD Kabupaten Karawang menerima keluhan dari masyarakat salah satunya perlunya pembangunan jembatan yang dikeluhkan petani untuk mengangkut hasil pertanian yang kini hanya jembatan bambu.

 

Usai reses, Neneng bersama masyarakat dan petani langsung melihat kondisi jembatan yang panjangnya lebih kurang 25 meter menggunakan bambu yang dianyam dan hanya bisa dilalui pejalan kaki sehingga untuk membawa hasil pertanian harus berputar jauh ditambah kondisi jalan licin dan dampaknya kos pengeluaran petani menjadi tinggi.

 

Saat diwawancara, Neneng anggota komisi IV DPRD Kabupaten Karawang merasa prihatin melihat kondisi jembatan yang menjadi keluhan petani, dan diapun meminta kepada pemerintah daerah agar mendukung dan merealisasikan apa yang diinginkan petani.

 

“Tadi sudah cek lokasi. Itu harus didukung penuh sama pemerintah daerah untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Karawang. Karena jembatan itu tidak diperbaiki akan meningkatkan potensi. Harga gabah yang tidak stabil akan naik karena kalau jalan tidak bagus akan berdampak pada harga,” kata Neneng anggota DPRD Kabupaten Karawang dari dapil 2, Rabu (12/02/24).

 

Selain dari anggaran pokok pikiran (pokir) DPRD, Neneng pun secara tegas berharap kepada Pemda Karawang dapat memberikan solusi untuk sektor pertanian yang kini menjadi keluhan petani salah satunya akses jabatan yang belum ada.

 

“Saya harap reses kali ini pemerintah daerah betul-betul memberikan solusi untuk sektor pertanian di desa Kalangsari dengan adanya jembatan untuk ketahanan pangan,” ucapnya.

 

Selain pembangunan jembatan yang dikeluhkan petani kata dia, pemda Karawang harus memberikan solusi terkait serangan hama yang sampai saat ini belum ada solusi karena dampak dari serangan hama membuat petani merugi yang tentunya Pemda Karawang harus memberikan solusi dan jangan sampai dibiarkan.

 

“Kedua masalah hama harus ada solusinya bagaimana dengan pertanian ini karena sudah kehilangan modal, tenaga, tidak memiliki hasil panen, dan ini solusi dari pemerintah seperti apa? Jangan sampai petani ditinggalkan,” kata dia.

 

Karena kata Neneng, petani itu dikejar percepatan tamam sehingga bila diikutsertakan ke asuransi, dalam pencairannya jangan bertele-tele karena petani membutuhkan modal kembali untuk menanam padi “pencairannya jangan terlalu lama karena petani ini dikejar masa tanam,” Pungkasnya.

 

 

Reporter: Daman Huri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *