STISIP Bina Putera Gelar Workshop “Kolaborasi Multipihak Dalam Mewujudkan Santripreneur

  • Whatsapp

Lakbok, Media3.id – Generasi muda adalah penggerak roda ekonomi di masa depan. Di Desa Puloerang yang berada dalam lingkup pesantren, salah satu generasi mudanya adalah para santri. Dengan melihat keadaannya, Tim KKN STISIP Bina Putera Banjar yang tengah melaksanakan KKN di Desa Puloerang mengadakan Workshop yang berjudul “Kolaborasi Multipihak Dalam Mewujudkan Santripreneur” pada hari Sabtu (20/7/2024)

 

Read More

Workshop ini diadakan untuk menumbuhkan jiwa enterpreneur atau pengusaha kepada santriwan dan santriwati yang nantinya akan menopang perekonomian. Dengan mengundang narasumber yaitu Ustad Muhammad Romli Suryadin, pimpinan umum Pondok Pesantren Nurul Huda Sukamukti serta pengusaha abon di Desa Puloerang dan juga mengadakan pelatihan yang dipimpin oleh Cucu Heryani yang merupakan pengusaha sotong dan tahu bulat.

 

Dikatakan Kolaborasi Multipihak (Pentahelix) karena workshop ini juga mengundang, pemerintah (Kepala Desa Puloerang), Swasta (pengusaha), akademisi (Mahasiswa dan dosen),

 

masyarakat atau komunitas dan media. Kelima unsur ini adalah kunci dalam mengembangkan

 

potensi dan ekonomi lokal yabg berkelanjutan, sesuai dengan tema dari KKN STISIP Bina

 

Putera Banjar yang berjudul “Transformasi Ekonomi Desa Berkelanjutan”.

 

“Dalam menjalankan sebuah usaha, kita tidak hanya harus mandiri tapi juga inovatif dan konsisten,” ujar Ustad Muhammad Romli Suryadin ketika memberikan materi dan motivasi kepada pada santriwan dan santriwati.

 

Pelatihan yang diadakam di antaranya adalah pelatihan membuat buket, make up dan fotografi. Para santriwati diajari oleh Cucu Heryani cara membuat buket berisi makanan atau cemilan dan pelatihan make up. Sedangkan para santriwan diajari oleh mahasiswa STISIP Bina Putera untuk mengambil gambar yang baik lewat handphone maupun kamera dengan mengambil objek yang ada di sekitar, salah satunya dari pelatihan lainnya. Ketiga pelatihan ini diharapkan memberikan inspirasi bagi para santriwan dan santriwati yang sebelumnya tidak berpikiran menjadi fotografer atau menyentuh make up dan kerajinan lainnya. Dengan menumbuhkan semangat jiwa pengusaha, Tim KKN STISIP Bina Putera Banjar juga berharap hal ini dapat mengembangkan ekonomi di Desa Puloerang.

(Kris)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *