Mahasiswa KKN STISIP Bina Putera Banjar Dampingi UMKM Urus Legalitas, Desa Balokang Apresiasi Program Pengembangan Usaha

  • Whatsapp

BANJAR, media3.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STISIP Bina Putera Banjar menggelar sosialisasi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis hasil pertanian di Bale Dusun Pariung, Desa Balokang, Kota Banjar, Selasa (28/7/2026). Kegiatan bertema “Meningkatkan Nilai Tambah Melalui Inovasi Produk UMKM yang Kreatif, Berdampak, dan Berdaya Saing” itu tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga pendampingan pengurusan legalitas usaha bagi pelaku UMKM.

 

Read More

Ketua Kegiatan KKN STISIP Bina Putera Banjar, Ery Sulistiantoro, mengatakan program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi mahasiswa selama menjalankan KKN di Desa Balokang.

 

“Dari hasil observasi, kami melihat Desa Balokang memiliki banyak pelaku UMKM dan potensi hasil pertanian yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Karena itu kami menyelenggarakan sosialisasi ini agar pelaku usaha memiliki bekal dalam mengembangkan produknya,” ujar Ery.

Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar, serta melibatkan Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tri Bina, dan sekitar 17 pelaku UMKM.

 

Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN juga melakukan pendampingan langsung kepada peserta dalam mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal memperoleh legalitas usaha.

 

“Kami sudah melakukan aksi nyata dengan membantu beberapa pelaku UMKM mengurus NIB. Harapannya legalitas ini tidak hanya menjadi syarat administrasi, tetapi juga menjadi modal agar UMKM bisa naik kelas, meningkatkan kualitas usaha, dan memperluas pemasaran produknya,” kata Ery.

 

Sementara itu, Kepala Desa Balokang melalui Kepala Seksi Pemerintahan Desa Balokang, Andi H. Basyaiban, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang dinilai memberikan manfaat bagi pemerintah desa maupun pelaku UMKM.

 

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya sosialisasi yang dilaksanakan oleh adik-adik mahasiswa KKN. Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha, mereka juga membantu pendataan UMKM yang ada di Desa Balokang. Data tersebut akan menjadi bahan bagi pemerintah desa dalam pembinaan dan pengembangan UMKM ke depan,” ujarnya.

 

Andi berharap program pendampingan tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas usaha masyarakat.

 

“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya membantu dari sisi legalitas, tetapi juga berdampak pada peningkatan daya saing UMKM, perluasan pemasaran produk, serta kesejahteraan masyarakat Desa Balokang,” pungkasnya.

 

(Joe)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *