Pengendalian Banjir Menjadi Prioritas Utama dalam Forum Perangkat Daerah DPUPR Kota Cimahi

  • Whatsapp

 

Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi (Jas navy) didampingi Ketua DPRD Kota Cimahi H. Achmad Zulkarnain (kanan batik) dan Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi Wilman Sugiansyah (kiri) foto bersama usai acara

Read More

CIMAHI, Media3.id – Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) Tahun 2024, yang dilaksanakan di aula Gedung A Pemkot Cimahi, Senin (19/2/2024).

 

Acara tersebut dihadiri Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi, Ketua DPRD Kota Cimahi H. Achmad Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi Wilman Sugiansyah, Perangkat Daerah Kota Cimahi, instansi terkait Kota Cimahi, dan unsur masyarakat Kota Cimahi.

 

Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi Wilman Sugiansyah mengatakan bahwa tujuan digelarnya Forum Perangkat Daerah ini adalah untuk mensinergiskan perangkat daerah dengan usulan-usulan dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di wilayah kelurahan dan kecamatan.

 

“Ada beberapa hal yang diusulkan masyarakat mengenai pengentasan kemacetan, mudah-mudahan ini menjadi prioritas masukan-masukan dari perangkat daerah,” ucap Wilman.

 

Tidak hanya masalah pengentasan kemacetan saja yang dibahas, sambung Wilman, termasuk masalah banjir juga menjadi prioritas utama dalam FPD tadi.

 

“Masalah pengendalian banjir ini, mudah-mudahan di tahun depan Tahun 2025, kita akan laksanakan mengenai radius tikung untuk tidak diserut, termasuk beberapa ruas jalan akan kita perbaiki drainasenya,” ulasnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi Wilman Sugiansyah saat memperlihatkan berita acara hasil kesepakatan bersama yang sudah ditandatangani (atas)

Lokus jalan yang akan dilakukan perbaikan, yang pertama ialah jalan kota dengan memperbaiki drainasenya yang lebih signifikan.

 

“Karena kemantapan jalan kita, seperti tadi yang sudah disampaikan Pak Pj. Walikota Cimahi bahwa pembangunan jalan kita sudah mencapai 87 persen, untuk itu kita fokuskan masalah drainase di jalan kota,” terang Wilman.

 

Selain itu, Wilman menyebutkan bahwa dalam FPD ini, beberapa skala prioritasnya yang diusulkan tidak muncul semua dari usulan-usulan tersebut, hanya munculnya secara global seperti penanggulangan kemacetan dan masalah penanganan banjir.

 

“Kemarin sih hampir cukup banyak yah, karena untuk kolupusnya sendiri tidak muncul dalam kolupus Musrenbang, hanya secara globalnya saja mengenai pengendalian banjir, dan terakhir tadi muncul untuk pembangunan Kelurahan Pasirkaliki, mudah-mudahan itu bisa terakomodir dimasukkan pada Tahun 2025,” tandasnya.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *