Diduga Sejumlah Oknum PPS Potong Honor Petugas Pantarlih, Asnah: Bukan dipotong tadi Mengganti dana Talang Kir Dokter 

  • Whatsapp

 

 

Read More

KARAWANG, media3.id- Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rengasdengklok mengaku ada pengaduan yang masuk soal adanya pemotongan honor petugas Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih) disejumlah desa di kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Minggu (02/04/23).

 

Saat di wawancara Asna Wijaya menjelaskan bahwa BOPS PPS dan honor Pantarlih sudah tidak lagi melalui PPK melainkan melalui rekening tanpa melalui PPK. Bahkan kata dia soal adanya pengaduan pemotongan honor petugas Pantarlih dirinya sudah meminta keterangan dari PPS.

 

“Jadi begini ya perlu teman-teman (wartawan) pahami untuk BOPS PPS dan honor Pantarlih itu tidak lagi melalui PPK. Jadi sekarang itu langsung ke rekening PPS. Itu juga ada aduan, kemarin sudah saya klarifikasi ke PPS-PPS tersebut ternyata itu bukan potongan,” kata Asna, Minggu (01/04/23)

 

“Jadi begini dalam tanda terima itu sesuai dengan yang di KPU, artinya si Pantarlihpun itu melihat jumlahnya itu honornya 1 juta plus 102 ribu pulsa itu semua ditunjukkan jumlahnya. Adapun Pantarlih kurang menerima dari itu karena pada waktu Pantarlih mendaftarkan itu ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Contoh untuk Puskesmas untuk kir dokter untuk biasa mungkin masih bisa sepuluh atau dua puluh ribu tetapi kir dokter untuk Pantarlih itu sendiri saya pernah buat untuk daftar PPK mencapai 50 sampai 60 ribu karena harus ada diperiksa gula darah kolesterol, cek laboratorium. Belum lagi ditambah biaya materai nah itu menggunakan dana talang dari PPS” ungkapnya.

 

Saat ditanya Berapa besaran pemotongannya? Asnah mengaku tidak tahu padahal sebelumnya ia telah melakukan klarifikasi soal PPS yang diduga melakukan pemotongan honor Pantarlih

Kalau itu masing-masing PPS makanya saya tidak tahu, makanya kan ada yang pakai dana talang sekian kan gitu,” jelasnya.

 

Bahkan iapun kembali mengatakan tidak tahu soal dana talang yang digunakan untuk biaya kir dokter untuk petugas Pantarlih,” Kalau itu dari PPS tapi enggak tahu PPS dapat darimana,” ungkapnya.

 

“Kir dokter tetap di puskesmas tapi ada daftar nama-namanya lalu datang orang-orangnya seperti itu. Yang jelas banyak ada beberapa desa yang menggunakan dana talang dari PPS, kalau dapat dari mana saya tidak tahu saya juga terlalu jauh kalau memeriksa sampai sejauh itu

 

Saat ditanya desa mana saja yang melakukan dana talang untuk biaya pembuatan kir dokter, lagi-lagi ia tidak menjelaskan desa-desa mana yang menggunakan dana talang untuk pembuatan kir dokter guna salah satu syarat untuk pendaftaran petugas Pantarlih.

 

“Kan kata saya juga beberapa desa yang seperti itu, saya juga tidak memastikan desa mana-mana saja yang yang saya dengar seperti itu,” tuturnya.

 

DH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *